Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Data Pengguna Facebook Bocor, BIN: Jangan Ungkap Masalah Pribadi di Medsos!

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 07 April 2018 |16:29 WIB
Data Pengguna Facebook Bocor, BIN: Jangan Ungkap Masalah Pribadi di Medsos!
Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto. (Foto: Harits/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Intelejen Negara (BIN) meminta masyarakat Indonesia untuk tidak terlalu terbuka dalam mengunggah data di media sosial khususnya Facebook. Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto mengatakan, semakin rutin masyarakat menggunakan media sosial, maka akan muncul dampak buruk di kemudian hari, terutama soal penyalahgunaan data pribadi.

“Makanya, apapun data yang kita upload di sana ya harus kita minimalisi yang kemungkinan penyalahgunaan pihak ketiga, kita tidak boleh terlalu terbuka,” kata Wawan sesuai menghadiri diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertema ‘Maling Facebook’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/4/2018).

Wawan melanjutkan, media sosial seperti Facebook bisa jadi 'pedang bermata dua'. Pasalnya, media sosial yang menampung ratusan hingga miliaran itu memberikan dampak positif dan negatif. "Satu sisi menguntungkan, satu sisi merugikan," kata Wawan.

Apalagi, lanjut Wawan, data yang sudah diunggah di media sosial sulit untuk dihapus. Oleh karenanya Wawan meminta masyarakat tak mengunggah data-data penting ke media sosial.

(Baca juga: Data 1 Juta Pengguna Facebook Bocor, Rudiantara Minta Masyarakat Puasa Media Sosial)

“Janganlah mengunggah hal-hal yang terlalu banyak mengungkap masalah-masalah personal, karena itu sangat berbahaya untuk dipelajari oleh orang-orang tertentu yang punya kepentingan tadi, maka diminimal saja ya, kalau memang ada kepentingan pribadi ya ketemu, itu lebih bagus,” ujarnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sudah memberi sanksi lisan kepada Facebook terkait bocornya 1,3 juta data pengguna jejaring sosial itu asal Indonesia. Pemerintah masih menunggu hasil audit Facebook terkait kebocoran data para penggunanya.

Kemenkominfo, menurut Henri, sudah memanggil pihak Facebook terkait bocornya data 87 juta data pengguna dari berbagai negara di mana 1,3 juta data di antaranya milik pengguna asal Indonesia.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement