Kolang-kaling juga paling diminta saat Ramadan dan mudah ditemui di mana saja. Tak heran jika saat bulan puasa, penjaja kolang-kaling menjamur dan harganya juga bisa saja naik karena permintaan meningkat.
“Saat bulan ramadhan kolang kaling permintaanya rame, sehingga membuat harga menjadi naik,” cerita Maman, penjual kolang-kaling di Pasar Ciputat.
Maman sudah mengorder 4 ton kolang-kaling dari Padang, Sumatera Barat untuk dijual di Ciputat saat Ramadan. Ia optimis persediaan itu akan habis.
Kolang-kaling yang memiliki kandungan gizi seperti potasium, kalsium, vitamin A, vitamin B, gelatin, galaktomanan, dan karbohidrat bisa dijadikan bahan aneka kuliner. Misalnya kolak, sop buah, es campur, manisan dan lainnya.
Rojikin, pemilik usaha cincau (Haris/Okezone)
Ramadan memang bukan saja bulan meningkatkan amal ibadah, tapi berkahnya juga dirasakan warga karena perekonomian makin hidup. Banyak masyarakat memanfaatkannya dengan menjual minuman dan kuliner berbuka puasa.
Di Jakarta, saat Ramadan, penjaja takjil mudah dijumpai di mana-mana. Banyaknya warga yang berkerumun di lapak-lapak penjual takjil kerap memicu kemacetan karena badan jalan jadi menyempit.
Tempat-tempat yang biasa jadi pusat jajanan kuliner buka puasa di Ibu Kota di antaranya sepanjang Jalan Panjang, Kelapa Dua, Jakarta Barat; Pasar Bendungan Hilir, Jakarta Pusat; Melawai, Pasar Tebet, Jakarta Selatan; Jalan Balai Pustaka, Jakarta Timur; Jalan Sabang, Pasar Senen, Tanah Abang, Jakarta Pusat;
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.