nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MUI Ingatkan Khutbah Idul Fitri Tidak Bawa Pesan Politik Praktis

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 19:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 14 337 1910475 mui-ingatkan-khutbah-idul-fitri-tidak-bawa-pesan-politik-praktis-0fQdJMZbOT.jpg Ketua MUI Ma'ruf Amin di Sidang Isbat (foto: Fakhri/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1439 Hijriah pada Jumat 15 Juni 2018. Sehingga, umat Islam Indonesia akan serentak merayakan Lebaran 2018 dengan mengelar Salat Id.

Ketua MUI KH Ma'ruf Amin berpesan agar Khutbah Idul Fitri tidak menyampaikan pesan politis lantraran terdapat kontestasi Pilkada serentak di 171 daerah yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018.

Ketua MUI KH Ma'ruf Amin (foto: Antara)

"Kami harap khutbahnya itu jangan membawa kepada suasana politik praktis. Jangan sampai menyampaikan ajakan-ajakan yang bersifat politik praktis," kata Ma'ruf di Kemenag, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Menurut dia, umat Islam Indonesia memliki pilihan politik yang berbeda-beda. Sehingga materi khutbah yang bernuansa politik akan merusak suasa di hari nan fitri tersebut.

"Sebab di dalam jamaah kita itu warna politiknya macam-macam sehingga jangan sampai khotbah itu dijadikan ajang penyampaian politik praktis. Kalau tidak, itu nanti bisa merusak suasana," ujarnya.

Rais Aam PBNU itu berharap, momentun Idul Fitri 1439 H dijadikan momentum dalam membangun suasana kebangsaan yang lebih baik lagi.

"Mudah-mudahan Idul Fitri kali ini memang benar-benar kita jadikan momentum untuk membangun suasana yang lebih baik lagi," tandasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini