nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangkai Orangutan dengan Luka Tembakan Ditemukan di Perkebunan Sawit

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 03:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 03 340 1917489 bangkai-orangutan-dengan-luka-tembakan-ditemukan-di-perkebunan-sawit-GGDdgM5jXu.jpg orangutan (Foto: Dok Okezone)

SERUYAN – Seekor bangkai orangutan yang berusia sekira 20 tahun ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan di sekitar pembukaan lahan sawit baru PT Wana Sawit Subur Lestari (PT WSSL I) di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalteng pada Minggu, 1 Juli 2018 sekira pukul 16.00 WIB.

Bangkai orangutan itu pertama kali ditemukan Resianto karyawan PT WSSL II. "Penemuan bangkai orangutan di area land clearing PT WSSL I, tapi yang menemukan karyawan PT WSSL II, Resianto," ujar Kasi Wilayah II, BKSDA Kalteng Agung Widodo, Selasa (3/7/2018).

"Kemudian Resianto melaporkan ke Dodi Kurniawan, petugas Resort Telaga Pulang SPTNI Pembuang Hulu, Balai TN Tanjung Puting. Pada pukul 18.00 WIB, Dodi dan Resianto mengecek kebenaran adanya bangkai orangutan tepat pukul 19.00 WIB dan kembali pulang," katanya.

Selanjutnya, pada Senin 2 Juli 2018 sekitar pukul 16.00 WIB, bersama Tim Rescue BKSDA Kalteng, BPPHLHK Wilayah Kalimantan, Balai TN Tanjung Puting, OFI dan didampingi pihak PT Wana Sawit Subur Lestari lI (PT WSSL II) , dilakukan pengecekan bangkai orangutan di kanal areal landclaering PT WSSL I.

"Tim gabungan bersama 2 orang staf Orangutan Foundation Internasional (OFI), Sabran dan Fadli mengecek kembali bangkai orangutan tersebut untuk memastikan kebenaran adanya bangkai orangutan. Setelah itu melaporkan kejadian tersebut kepada Fajar Dewanto (staff OFI di Pangkalan Bun),” katanya.

Orangutan

Ia melanjutkan, kemudia pada Selasa 3 Juli 2018 sekira pukul 06.00 WIB staff OFI kembali mengecek bangkai orangutan tersebut dan melakukan penjagaan sampai tim evakuasi datang.

"Pada pukul 08.30 WIB saudara Fajar Dewanto menginformasikan kejadian tersebut. Sesuai perintah dan arahan Kepala Balai KSDA Kalimantan Tengah agar segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi BPPHLHK Wilayah Kalimantan," pungkasnya.

Ia menambahkan, saat dicek kondisi fisik Bangkai orangutan sudah rusak. Diperkirakan berumur 20 tahun ada bekas ikatan tali di kaki sebelah kiri, bekas luka benda tajam di kaki, tangan, dan punggung jempol kaki sebelah kiri hilang, perut dan leher sudah berlubang.

"Diperkirakan kondisi bangkai 1 hingga 2 minggu. Pada pukul 18.00 WIB tim mengevakuasi bangkai orangutan dan selanjutnya dibawa ke OCCQ," pungkasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini