Share

147 TKI Bermasalah di Malaysia Dideportasi

Muhammad Bunga Ashab, Koran SI · Rabu 04 Juli 2018 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 04 340 1917959 147-tki-bermasalah-di-malaysia-dideportasi-KJvEy4b3Kj.jpg Foto Istimewa

TANJUNGPINANG - Sebanyak 147 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dideportasi dari Malaysia lewat Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa 3 Juli 2018. TKI yang dideportasi pulang dengan mandiri dari Malaysia.

Kepala Pos Imigrasi Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, Danile Maxrinto membenarkan ada pemulangan TKI bermasalah dari Malaysia lewat Pelabuhan SBP. Danile mengatakan, TKI bermasalah ini diderportasi mandiri dari Malaysia menggunakan Kapal MV Gembira 3. Total yang dideportasi sebanyak 147 orang. Semua TKI yang dipulangkan bermasalah di Malaysia.

"Laki-laki 127 orang, perempuan 17 orang dan anak perempuan tiga orang. Seharusnya, deportasi ini berjumlah 149 orang, tapi dua orang tidak bisa berangkat karena ada halangan lain," kata Danil, Rabu (4/7/2018).

Dia menjelaskan, maksud deportasi mandiri adalah para TKI pulang menggunakan dana sendiri yang difasiltasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Malaysia. Danile menuturkan, mereka TKI bermasalah seharusnya dipulangkan oleh Dinas Sosial (Dinsos). Namun, berhubung Dinsos belum mengeluarkan anggaran deportasi sehingga para TKI memilih pulang sendiri.

"Mereka pulang mencater kapal sendiri dengan uang sendiri. Seharusnya mereka dipulangkan oleh negara," kata dia.

 tki

Lanjut, kata Danile, para TKI bermasalah ini langsung diserahkan kepada Dinsos melalui Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Tanjungpinang. Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

"Sekarang mereka sudah dititipkan di RPTC Tanjungpinang sebelum dipulangkan ke daerah asalnya," kata dia.

Danile menyampaikan setelah Hari Raya Idul Fitri pemulangan TKI bermasalah dari Malaysia baru kali ini lewat Tanjungpinang. Sebelumnya, beberapa kali sudah terjadi deportasi TKI dari Malaysia. Menurut dia, masalah deportasi TKI setelah menyelesaikan administrasinya di negara bersangkutan baru dipulangkan ke Indonesia.

"Biasanya kalau dari Malaysia TKI bermasalah memang lewat kita deportasinya," tutup Danile.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini