nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zohri, Sprinter Juara Dunia Tumbuh Dalam Kesederhanaan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 09:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 13 340 1921779 zohri-sprinter-juara-dunia-tumbuh-dalam-kesederhanaan-P886vIrNLB.jpg Rumah Lalu Muhammad Zohri di Lombok. Foto: Antara/Ahmad Subaidi

LOMBOK - Lalu Muhammad Zohri, mengukir prestasi mengesankan pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia, 10-15 Juli 2018. Pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut merebut emas pada nomor bergengsi lari 100 meter putra.

Kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, Baiq Fazilah (29) mengaku langsung menangis dan sujud sukur begitu mengetahui sang adik menjadi juara dunia.

Kepada wartawan iNews, Baiq Fazilah, kakak Zohri sangat bangga dengan prestasi yang diraih adiknya. Apalagi kalau mengingat perjuangan keras adiknya yang berlatih di tengah keterbatasan dan kesederhanaan.

Lalu Muhammad Zohri tidak menggunakan alas kaki saat latihan karena tidak memiliki sepatu.

"Dia (Lalu Muhammad Zohri) anaknya pendiam dan tidak pernah menuntut ini itu. Bahkan, kalau berlatih tidak pernah pakai alas kaki (sepatu-red), karena tidak punya," terangnya mengutip Antara.

Foto/Reuters

Zohri berasal dari Karang Pansor Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bakat lari sudah terlihat sejak duduk di bangku SMP.

Rumah keluarga Zohri terlihat sangat sederhana. Dinding bangunan rumah itu dibangun dengan anyaman bambu. Pada bagian depan rumah, warna kayu fondasi dibiarkan terlihat asli. Tidak ada cat. Sedangkan atap menggunakan asbes.

"Untuk berlatih sendiri, adik saya suka latihan lari di pantai Pelabuhan Bangsal, Pemenang," ucapnya.

Foto/Antara 

Lalu Muhammad Zohri sendiri merupakan anak keempat dari empat bersaudara Baiq Fazilah (29), Lalu Ma'rib (28), Baiq Fujianti (Almh) dan Lalu Muhamad Zohri.

Foto/Antara 

Sementara itu, Lalu Muhammad Zori lahir di Karang Pansor 1 Juli 2000. Kedua orang tua Lalu Muhammad Zohri, yakni Lalu Ahmad Yani (Alm) meninggal sekitar tahun 2017 dan Ibunya Saeriah (Almh) juga sudah meninggal sekitar tahun 2015.

"Cita-citanya mau banggakan keluarga dan buatkan rumah," tutur Baiq Fazilah menceritakan pengakuan adiknya.

Zohri menjadi juara dunia Atletik U-20 dengan catatan waktu 10,18 detik. Dia mengalahkan dua pelari asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz (10,22) dan Eric Harrison (10,22). Sementara urutan ketiga ditempati oleh pelari Afirka Selatan,Thembo Monareng dengan 10,23 detik.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini