Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ustadz Yusuf Mansur: Saya Murid KH Ma'ruf Amin, Sahabatan dengan Sandiaga Uno

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Sabtu, 01 September 2018 |18:37 WIB
Ustadz Yusuf Mansur: Saya Murid KH Ma'ruf Amin, Sahabatan dengan Sandiaga Uno
Ustadz Yusuf Mansur (Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Nama Ustadz Yusuf Mansur sempat disebut masuk dalam tim sukses pasangan Jokowi-KM Ma'ruf Amin. Namun, cawapres Ma'ruf Amin menegaskan, Yusuf Mansyur hanya akan mendukungnya di Pilpres 2019.

Ma'ruf Amin menyatakan, dirinya dianggap guru oleh Ustadz Yusuf Mansur sehingga akan didukung oleh ustadz kondang itu. Meski begitu, Ketum nonaktif MUI tersebut mengungkapkan Yusuf Mansur tidak masuk dalam tim sukses.

Terkait hal itu, Yusuf Mansur memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @yusufmansurnew. Ia menyatakan memiliki hubungan baik dengan kedua cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2019, yaitu Ma'uf Amin dan Sandiaga Uno.

Yusuf Mansyur mengakui dirinya sebagai murid KH Ma'ruf Amin. Ia juga mengaku memiliki ikatan persahabatan dengan Sandiaga Uno. Ia menggangap kondisinya yang berada di tengah-tengah kedua sosok itu sebagai hal yang asyik.

KH Ma'ruf Amin Disambut Ratusan Jamaah Indonesia saat Lontar Jumrah

"Saya murid Kyai Ma'ruf, dan sahabatan banget sama Sandiaga. Ga ada yg aneh. Jalan tengah itu asyik. Bisa ke kanan, bisa ke kiri. Silaturahim ke Kyai Ma'ruf, silaturahim ke Guru. Silaturahim ke Sandiaga, silaturahim ke sahabat dekat. Keren." kata @yusufmansurnew, seperti dilihat Okezone, Sabtu (1/9/2018).

Terkait posisinya yang memiliki hubungan dekat dengan Rais Aam PBNU dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, Yusur Mansyur meminta masyarakat agar tidak terprovokasi sehingga bisa merusak kesatuan.

"Jgn mau terprovokasi oleh syetan, yg ga menghendaki kita semua bersatu. Kerjaan syetan, yg membuat antarsahabat, membenci. Kerjaan syetan, yg membuat antarkawan, saling bermusuhan. Berdoa lah. Agar dijauhkan dari perilaku syetan," tulisnya.

Ustadz Yusuf Mansur juga mengungkap dirinya yang sempat bersilaturahmi dengan Ma'ruf Amin, sebelum makan bareng dengan Sandiaga. Ia mengganggap kedua kegiatan itu sebagai hal yang indah.

"Kemarenan lusa, saya silaturahim ke Kyai Ma'ruf. Sehari setelahnya, saya makan ketoprak dan gudeg bareng Sandiaga. Indah. Ga ada urusannya jg dg politik. Silaturahim malah bisa kapan aja. Ga sebab Pilpres." katanya.

Berikut tulisan lengkap Yusuf Mansur melalui akun Instagram miliknya:

"Saya murid Kyai Ma'ruf, dan sahabatan banget sama Sandiaga. Ga ada yg aneh. Jalan tengah itu asyik. Bisa ke kanan, bisa ke kiri. Silaturahim ke Kyai Ma'ruf, silaturahim ke Guru. Silaturahim ke Sandiaga, silaturahim ke sahabat dekat. Keren.

 

Jgn mau terprovokasi oleh syetan, yg ga menghendaki kita semua bersatu. Kerjaan syetan, yg membuat antarsahabat, membenci. Kerjaan syetan, yg membuat antarkawan, saling bermusuhan.

 

Berdoa lah. Agar dijauhkan dari perilaku syetan.

 

 

Kemarenan lusa, saya silaturahim ke Kyai Ma'ruf. Sehari setelahnya, saya makan ketoprak dan gudeg bareng Sandiaga. Indah.

Ga ada urusannya jg dg politik. Silaturahim malah bisa kapan aja. Ga sebab Pilpres.

 

Bhw ada VOISNOT yg beredar, bernada gembira. Ya wajar. Itu kan sblm jelas&sblm diumumkan, siapa Calon Presiden dan Calon Wapres dari kubu sebelah. Kegembiraan, ada wakil ulama, Kyai, Santri, Islam. HAL YG SAMA, saya akan lakukan juga, bagi kubu sebelah. Yg saat itu juga ramai, bhw wakilnya adlh kalangan ulama. Scr saya wakil ulama juga, wakil kyai, wakil santri, wakil Islam. Ga ada urusan dg Pilpres. Kemenangan dimaksud, kemenangan ulama, kyai, Santri, & Islam. Krn itu sbnrnya ada VOISNOT yg lain. Yg mendukung KMA&Sandiaga. Dukung semua dg doa yg tulus.

 

 

Buat Indonesia scr utuh.

 

Setelah kemudian diumumkan siapa Capres&Cawapres yg satu, yg artinya lengkap hidangan semua calon, ya saya tambah bahagia. Sbb di sana ya guru saya. Di sini, sahabat baik saya. .

 

Harusnya ga ada yg aneh. Ga ada yg perlu dihebohkan. Kecuali ada pihak2 yg ga bs menahan diri. Dihancurkan kekepoan&buruk sangka. Ini ga baik. Menghancurkan diri sendiri.

 

Hari ini, rumah tahfizh, ada di 8rban tempat. &bakal ada di seluruh desa, seIndonesia, dg izin Allah. Gratis total. Ga bayar. Ini, siapapun presidennya, tetap bakal jalan. Sbb sebagaimana EKONOMI UMMAT, URUSAN TAHFIZH ini urusan kita. Masyarakat. Gerakan aktif masyarakat.

 

Bila ada yg salah, Yusuf Mansur tempatnya salah. Bila ada kekurangan, Yusuf Mansur tempat segala kekurangan. Hanya minta maaf, &mhn doanya semua.

 

Saya di tengah. Turun, nanti aja. Sekali turun, jadi Presiden, hehehe.

 

 

Nih tuh ya. Saya suka bercanda. Maafin saya trs."

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement