RSUD Bukittinggi Resmi Dibangun untuk Beri Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

Rus Akbar, Okezone · Kamis 06 September 2018 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 06 340 1946967 rsud-bukittinggi-resmi-dibangun-untuk-beri-pelayanan-maksimal-kepada-masyarakat-MbcFMmCe8Z.jpg Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatis Meletakkan Batu Pertama sebagai Simbol Pembangunan RSUD Bukittinggi (foto: Rus Akbar/Okezone)

BUKITTINGGI - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat resmi mendirikan RSUD Bukittinggi senilai Rp102 miliar diatas 3,4 hektar di lokasi pembangunan, Gulai Bancah Jalan Bypass, Kamis (6/9/2018) dengan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan. Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bukit Tinggi, Wakil Wali Kota Bukit Tinggi, dihadiri unsur Forkopimda.

RSUD tersebut merupakan impian pemerintah serta masyarakat Bukittinggi. Pembangunan RSUD tersebut dibangun di atas lahan eks Pusido yang merupakan hibah dari pemerintah pusat. Luas lokasi RSUD tersebut 3,4 hektar dan rencananya satu hektarnya akan dibangun untuk rumah sakit yang dikonsep dengan bangunan enam lantai.

Assisten II Setdako, Ismail Johar, selaku Plh Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, menjelaskan, pembangunan RSUD Bukittinggi menggunakan murni dana APBD Bukittinggi sebesar Rp 102 miliar lebih, dengan sistem multiyears, tahun 2018, 2019 dan 2020. RSUD Bukittinggi akan dibangun sebagai rumah sakit type C, dengan 90 tempat tidur.

Ilustrasi rumah sakitIlustrasi Rumah Sakit (foto: Shutterstock)

RSUD dibanguan di atas lahan seluas 3.4 Ha dengan 3 gedung utama. Gedung A dibangun 2 lantai, IGD dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), Gedung B dibangun 2 lantai untuk rawat jalan dan rehab medik serta Gedung C dibangun 6 lantai untuk rawat inap, radiologi, ruang operasi dan penunjang lainnya.

"Pekerjaan pembangunan RSUD Bukittinggi ini telah dimulai sejak 7 Agustus 2018 lalu dan ditargetkan selesai pada 28 Mei 2020 mendatang. Ada 4 spesialis yang disiapkan, yakni spesialis kebidanan atau kandungan, spesialis anak, spesialis penyakit dalam dan spesialis bedah," jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengungkapkan, peletakan batu pertama RSUD Bukittinggi ini, menjadi bukti nyata telah dimulainya pembangunan RSUD yang sempat diragukan oleh masyarakat. RSUD Bukittinggi dibangun untuk mendukung dan merealisasikan RPJMD kota Bukittinggi 2016-2021, di mana Bukittinggi merupakan tujuan kesehatan dan selama ini Bukittinggi belum punya rumah sakit milik pemda.

"Pemda tidak bisa ambil kebijakan terhadap lima RS yang ada di Bukittinggi saat ini. Karena tidak satupun milik pemda. Dengan adanya RSUD Bukittinggi ini, tentu dapat diupayakan pelayanan maksimal bagi para pasien nantinya," ujar Ramlan.

Ramlan menambahkan, RSUD Bukittinggi sangat dibutuhkan untuk peningkatan kesehatan warga kota. Nantinya telah diperintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk membuat strukttur orgnisasi RSUD type C ini. Kedepannya, di RSUD Bukittinggi juga disiapkan 9 poli, sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan dapat terlayani dengan maksimal.

“Kita ingin di akhir 2019 sudah selesai pekerjaannya. Kualitasnya harus baik. Meskipun type C namun bangunan dibuat dengan type A. Selain rumah sakit, pemko juga akan sediakan mobil ambulance operasional yang siaga untuk menjemput dan antar pasien tanpa biaya,” pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini