Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Pilu Aryo, Tubuh Semakin Kurus dan Mengecil Usai Alami Kelumpuhan

Wijayakusuma , Jurnalis-Minggu, 09 September 2018 |01:30 WIB
 Kisah Pilu Aryo, Tubuh Semakin Kurus dan Mengecil Usai Alami Kelumpuhan
Foto: Okezone
A
A
A

BEKASI - Kemalangan menimpa Aryo Pamungkas Wibowo (26), warga Kampung Jati RT 01 RW 15 Dusun III, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pemuda yang sebelumnya tumbuh sehat dan normal itu, kini menderita kelumpuhan akibat terjatuh saat mengikuti perlombaan panjat pinang perayaan HUT RI ke-72 tahun 2017 lalu.

Sudah setahun lebih Aryo tak bisa berjalan lantaran tulang ekornya retak kala terjatuh. Tak hanya lumpuh, tubuh Aryo pun semakin kurus dan mengecil hingga terlihat jelas tonjolan tulang-tulang yang hanya dibalut kulitnya.

Selama sakit, Aryo hanya terbaring di dalam rumah dan tak bisa duduk. Setiap ingin melakukan sesuatu, ia selalu dibantu orangtua. Soal makan pun, Aryo harus disuapi layaknya anak-anak. Sementara untuk urusan buang air kecil dan besar, ia terpaksa menggunakan selang. Tak jarang pula tangisan keluar dari bibir pemuda itu, akibat rasa sakit yang dideritanya.

Kedua orang tua Aryo, Abdul Somad (61) dan Nyai (58), saat ini hanya bisa pasrah melihat kondisi sang buah hati. Bagaimana tidak, pekerjaan Abdul yang hanya seorang kuli tani, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Jangankan untuk berobat, untuk biaya transportasi saja sudah tidak mencukupi.

Abdul bercerita, bahwa Aryo sempat mendapat perawatan di rumah sakit pasca terjatuh. Namun kondisi ekonomi yang tak memungkinkan, membuat Aryo terpaksa dirawat di rumah.

"Sudah berapa kali diurut, terus dirawat di rumah sakit juga pernah. Tapi mau bagaimana lagi, karena sudah tidak punya uang, jadi terpaksa dibawa pulang," kata Abdul kepada Okezone, Sabtu (8/9/2018).

Ia mengaku selama ini tidak memiliki satu pun jaminan kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, yang seharusnya dapat mempermudah Aryo mendapatkan pelayanan medis untuk sakitnya.

"Semuanya tidak punya, BPJS dan jaminan kesehatan lain. Mau ngurus sendiri, tapi saya tidak paham. Maklum saja, namanya orang kampung. Saya pernah minta bantuan RT/RW sampai kelurahan untuk ngurus BPJS, tapi yah tak tahu lagi sampai sekarang," ujarnya.

Harapan besar untuk sang anak diberi kesembuhan, juga turut dilontarkan Nyai. Perempuan paruh baya itu ingin sekali membawa Aryo ke rumah sakit, demi mendapatkan perawatan yang tepat untuk sakitnya. Karena selama ini Aryo hanya diberikan obat seadanya oleh keluarga.

"Anak saya kalau tidak dibantu selang, tidak bisa buang air kecil dan besar. Ini pun selangnya sudah 7 bulan belum diganti. Sedih saya lihat kondisi anak saya terus begini," keluhnya.

Nyai sangat berharap Aryo mendapat perhatian dari pemerintah, agar bisa dirawat dan sembuh kembali seperti sediakala. Ia ingin di masa tuanya dan suami, ada sang anak yang menjaga dan mengurusnya.

"Sampai sekarang belum pernah ada orang dari pemerintah yang kesini. Kami berharap pemerintah bisa menolong anak saya. Saya cuma ingin lihat anak saya sembuh, cuma itu saja," ujarnya sambil terisak.

Keluhan Abdul dan Nyai, sampai juga ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi. Pihak Baznas pun berjanji akan membantu supaya Aryo mendapatkan pengobatan layak di rumah sakit.

"InsyaAllah, kami siap membantu saudara Aryo yang saat ini menderita kelumpuhan, agar bisa dirawat medis di rumah sakit," kata Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Abdul Azis kepada awak media.

Terkait hal ini, pihaknya akan melakukan kelengkapan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk pembuatan akses jaminan kesehatan.

"Ada data-data yang harus dilengkapi, seperti fotocopy KTP, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan surat keterangan sakit dari dokter. Nanti kita bantu," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement