Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat Akui "Main Dua Kaki" di Pemilu 2019, Begini Penjelasannya

Badriyanto , Jurnalis-Rabu, 12 September 2018 |20:46 WIB
Demokrat Akui
ilustrasi
A
A
A

Demokrat memberikan kebebasan kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) agar memerankan teori dua kaki sesuai dengan kondisi politik di wilayah masing-masing. Bagi wilayah yang mayoritas pemilih Jokowi dipersilahkan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin seperti yang terjadi di Papua.

"Kalau Caleg kami datang dengan narasi membawa Pak Prabowo tentu Caleg yang kami usung tak mendapat tempat di masyarakat bahkan ditolak. Kami tidak ingin kehilangan suara di Papua, ada tiga DPR di Papua," terangnya.

Ferdinand mengakui teori itu akan merugikan pasangan Prabowo-Sandiaga yang diusung akan tetapi masih dapat disiasati dengan cara mendongkrak perolehan suara di daerah yang memang mayoritas pemilihnya militan terhadap Prabowo-Sandiaga.

"Dispensasi yang kami berikan itu adalah mereka boleh tidak mengkampanyekan capres tapi tidak juga kampanyekan Jokowi, cukup kampanyekan partai Demokrat dan dirimu sebagai Caleg supaya tak hadapi resistensi di masyarakat," pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement