nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akui Lakukan Korupsi, Mantan Presiden El Salvador Divonis 10 Tahun Penjara

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 10:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 13 18 1949809 akui-lakukan-korupsi-mantan-presiden-el-salvador-divonis-10-tahun-penjara-WK1275E1ft.jpg Mantan Presiden El Salvador, Antonio Saca. (Foto: Reuters)

SAN SALVADOR – Pengadilan El Salvador menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara terhadap mantan Presiden Antonio Saca setelah dia mengaku bersalah atas tuduhan penggelapan dan pencucian uang yang melibatkan dana publik sebesar hingga USD300 juta.

Saca mengaku bersalah atas tuduhan tersebut bulan lalu demi mendapatkan keringanan hukuman penjara. Selama persidangan, pengacaranya mengatakan bahwa pria berusia 53 tahun itu telah menggunakan dana publik untuk dirinya sendiri dan orang lain, termasuk lebih dari USD7 juta untuk partainya, partai sayap kanan Aliansi Nasionalis Republikan (ARENA).

Reuters, Kamis (13/9/2018)mewartakan, Saca dijatuhi hukuman lima tahun untuk tindak pidana pencucian uang dan lima tahun untuk penggelapan. Dia juga diharuskan mengembalikan USD260 juta kepada negara.

Pengadilan juga menjatuhkan vonis selama tiga sampai 16 tahun terhadap enam mantan pejabat dalam pemerintahan Saca karena berpartisipasi dalam jaringan korupsi.

Saca yang memerintah El Salvador antara 2004 dan 2009 ditangkap pada Oktober 2016 saat berada di pernikahan putranya.

Penerusnya, Mauricio Funes tengah berada di pengasingan di Nikaragua sejak September 2016 dan juga dituduh terlibat dalam kasus korupsi. Funes diduga menggunakan dana negara untuk membiayai perjalanannya, merenovasi rumahnya dan membayar biaya rumah sakit selain untuk biaya-biaya lainnya.

Namun, Funes yang memerintah El Salvador dari 2009 sampai 2014 mengatakan dia adalah korban dari serangan politik oleh para pengusaha dan konservatif.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini