
Seorang warga setempat Pattahari (41) yang pertama kali melihat anak-anak itu keluar dari Ruko mengatakan anak-anak itu setelah berhasil keluar rumah keduanya masih terlihat berada di depan Ruko itu.
"Saya lihat tadi anak-anak itu keluar. Adeknya saya lihat kakaknya sudah lari meninggalkan adik-adiknya. Saya lihat yang paling kecil menangis. Sementara kakaknya lagi yang perempuan berada di jalan. Lalu saya bawa yang kecil dulu ke security. Dan saya tanya yang kakak perempuannya bilang kenapa lari. Setelah itu baru kedua anak itu lalu saya titip ke security," kata Pattahari kepada Okezone saat ditemui di lokasi Ruko tersebut.
Lebih lanjut Pattahari mengatakan, setelah membawa anak-anak itu dia sempat bertanya kepada bocah perempuan US. Kepada Pattahari, US menjawab bahwa dia mau susul kakaknya yang lebih dulu keluar lolos dari rumah.
"Jadi saya tanya kenapa lari?. Dia bilang saya cari kakak. Saya mau cari kakak karena kaka saya mau cari rumah penginapan," kata Pattahari menirukan perkataan bocah itu
Diakui Pattahari bahwa memang pemilik rumah itu sering keluar pagi dan baru pulang rumah pada malam hari. "Semua warga di sini sudah biasa lihat anak-anak itu disiksa. Anak-anak ini bukan anaknya. Karena kami sudah tau karena pemilik rumah sendiri yang bilang begitu ke warga di sini," terang Pattahari.