Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5.000 Orang di Balaroa dan Petobo Dilaporkan Hilang Akibat Likuifaksi

Badriyanto , Jurnalis-Minggu, 07 Oktober 2018 |20:13 WIB
5.000 Orang di Balaroa dan Petobo Dilaporkan Hilang Akibat Likuifaksi
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (foto: Okezone)
A
A
A

(Baca Juga: Update Korban Gempa dan Tsunami Sulteng: Total 1.763 Orang Tewas) 

”Sementara jumlah rumah yang terdampak likeufaksi di kawasan Petobo sebanyak 2.050 unit. Permukiman di sana tepat berada di jalur sesar gempa," sambungnya.

BNPB, kata Sutopo, masih melakukan verifikasi mengenai jumlah korban yang hilang. Tidak menutup kemungkinan laporan itu keliru. "Karena bisa saja ada penduduk yang mengungsi ke daerah lain, namun dianggap hilang," tegasnya.

 

Dia menjelaskan, sealin melakukan verifikasi data korban, pihaknya juga akan terus berupaya melakukan evakuasi di Petobo dan Balaroa.

BNPB menargetkan upaya evakuasi dapat selesai pada 11 Oktober 2018. "Bila korban tak ditemukan maka akan dinyatakan hilang," pungkasnya. (fid)

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement