MAKASSAR - Sebanyak 8.550 personel TNI-Polri dilibatkan dalam penanggulangan bencana pascagempa tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi dengan menormalisasi wilayah agar dapat kembali bangkit dari peristiwa bencana tersebut.
"Secara keseluruhan, personel yang terlibat dalam penanggulangan bencana terdiri dari 6.522 orang anggota TNI dan 2.028 anggota Polri, selain itu banyak relawan yang terjun langsung di lapangan," kata Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita melalui siaran persnya, diterima, Rabu (10/10/2018).
Hingga saat ini, kondisi kota berangsung-angsur membaik, aktivitas warga mulai normal, Hal ini tidak terlepas dari partisipasi berbagai pihak untuk turut serta membangun dan mengembalikan wilayah tersebut seperti sebelum bencana.
"Jumlah tersebut belum termasuk dari unsur-unsur pemerintah yang turut terjun langsung ke lapangan, di mana peran mereka dan para relawan, sesungguhnya sangat luar biasa dan heroik," katanya.
