2 Jenazah Terduga Teroris Tanjungbalai Dimakamkan di Tempat Terpisah

Antara, · Senin 22 Oktober 2018 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 22 340 1967143 2-jenazah-terduga-teroris-di-tanjungbalai-dimakamkan-di-tempat-terpisah-KOsRTMx6jU.jpg Ilustrasi Pemakaman (foto: Okezone)

TANJUNGBALAI - Dua jenazah terduga teroris di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, dimakamkan di tempat terpisah, pada Minggu 21 Oktober 2018 malam, setelah sebelumnya diautopsi di Medan.

Sebelum dimakamkan, jenazah MRA alias RI (22 tahun) warga Jalan Pukat Kelurahan, Pematang Pasir, Kecamatan Tekuk Nibung, Kota Tanjungbalai itu diserahkan pihak kepolisian kepada keluarga usai menjalani autopsi dan identifikasi di rumah sakit Polri Bhayangkara Medan.

(Baca Juga: 2 Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Sumut Targetkan Markas Polisi dan Vihara)

Jasad Terduga Teroris Tangjungbalai, Sumut (foto: Wahyudi/Okezone)Jasad Terduga Teroris Tangjungbalai, Sumut (foto: Wahyudi/Okezone) 

Setelah disalatkan, RI atau biasa disapa si Tawar oleh warga sekitar langsung dikebumikan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Zenaha dekat rumah tempat tinggalnya di Kelurahan setempat.

Warga sekitar tidak menolak pemakaman jasad si Tawar di pekuburan Jalan Zenaha itu karena TPU itu milik bersama, jadi tidak ada pengecualian. "Kami warga tidak keberatan almarhum terduga teroris tersebut dikebumikan di pekuburan ini karena milik bersama dan tidak ada yang dibedakan," kata Kandar warga setempat.

Menurut dia, selama ini si Tawar dikenal cukup bagus bermasyarakat, semasa hidupnya pria lajang itu tinggal bersama ibunya berdua di rumah dan merupakan anak laki-laki paling bungsu dari tiga bersaudara.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, ASN alias AN (26 tahun) rekan si Tawar yang juga tewas dalam baku tembak saat akan ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, dimakamkan di Bondang, Desa Air Joman, Kabupaten Asahan.

(Baca Juga: 2 Terduga Teroris di Sumut Merupakan Kelompok JAD) 

Sebelumnya dua terduga teroris MRA alias RI kelahiran 1996 dan ASN alias AN kelahiran 1992 tewas setelah baku tembak dengan Tim Densus 88 Mabes Polri pada Kamis 18 Oktober 2018, di sebuah kamar mandi rumah kontrakan di Jalan Sipori-pori, Gang Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung.

Kapoda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto menyatakan, keduanya terlibat dalam rangkaian penangkapan terduga teroris pada Mei 2018 lalu di kecamatan setempat.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini