Pelaku kemudian ditangkap dan langsung dipenjara setelah terjadi baku tembak dengan polisi. Tersangka lalu dipindah ke rumah sakit dan harus menghadapi dakwaan kejahatan kebencian dan federal lainnya yang dapat membawanya ke hukuman mati.
Terkait serangan ini, Presiden AS Donald Trump mencelanya dengan menyebut sebagai "tindakan pembunuhan massal yang jahat".
Sebagaimana diketahui, ini adalah insiden penembakan terbaru di Amerika Serikat, di mana seseorang bersenjata menyebabkan korban massal, dan terkait senjata api telah menyebabkan lebih dari 30.000 kematian setiap tahunnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.