KPH Notonegoro menjelaskan, sebelum tampil di Wesleyan University, Tim Kesenian Kraton akan pentas di Yale University, salah satu universitas terbaik dunia yang juga berada di Connecticut. Di universitas ini tim menggelar pertunjukan wayang kulit purwa dengan lakon 'Arjuna Wiwaha' pada 6 November. Pertunjukan ini bukan tanpa alasan karena Yale University menyimpan koleksi wayang kulit Jawa terbesar di AS.
(Baca juga: Setelah Dibeli Sultan, Warung Pecel Lele Mbah Hohok Laris Manis)
Pada 10 November, digelar pertunjukan wayang golek menak 'Bedhah Kebar'. Selanjutnya pada 11 November, tim tampil di Asia Society New York. Materi yang ditampilkan di Museum dan Pusat Kebudayaan Asia di New York tersebut tiga tarian seperti di Wesleyan University.
Sementara itu sebagai Gubernur DIY, Sri Sultan HB X juga akan bertemu Gubernur Connecticut, anggota Kamar Dagang dan Industri, serta akademisi setempat untuk membicarakan sejumlah kerja sama ekonomi dan pendidikan.
Lawatan budaya ke AS ini terlaksana melalui usaha panjang yang diprakarsai pasangan GKR Hayu dan KPH Notonegoro yang sejak 2013-2017 tinggal di New York. KPH Notonegoro pada saat itu bekerja di lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNDP di New York, sementara GKR Hayu melanjutkan S2 di Fordham University di kota yang sama.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.