Nyolong" />
SEMARANG – Sejumlah remaja yang kecanduan air rebusan pembalut wanita memiliki perilaku menyimpang dan berpotensi bertindak kriminal. Puluhan anak di Jawa Tengah yang menjadi pecandu sering disebut bakal menjadi “Raja Ong”.
“Biasanya anak-anak yang kecanduan ini akan menjadi ‘Raja Ong’, yaitu raja bengong, raja bohong, dan raja nyolong,” kata psikolog, Indra Dwi Purnomo, yang turut menangani anak-anak pecandu rebusan air pembalut, di Kantor BNNP Jateng, Rabu (7/11/2018).
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Katholik (Unika) Soegijapranoto Semarang itu mengatakan, anak-anak yang mengonsumsi air rebusan pembalut akan mudah kehilangan konsentrasi hingga lebih banyak bengong. Perilaku buruk selanjutnya adalah menjadi gemar berbohong, hingga mencuri barang-barang untuk dijual.