nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Hoax Telantarkan Jamaah Umrah, Bos Travel Lapor Polisi

Hambali, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 05:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 11 340 1976132 gara-gara-hoax-telantarkan-jamaan-umrah-bos-travel-lapor-polisi-mwd9N6Lj4n.jpg Hoax (Foto: Okezone)

TANGERANG SELATAN - Persaingan dunia travel kian sengit. Tak jarang, untuk menjatuhkan kredibilitas pesaingnya, berita hoax sengaja diciptakan. Dengan bermodal foto saat para jamaah umrah tengah bersiap boarding di bandara, lalu dimulailah kabar hoax itu disebar ke jejaring sosial.

Kenyataan pahit itu dialami oleh Travel Safar Arroyyan Travelindo, salah satu jasa travel umrah di kawasan Serpong BSD, Tangerang Selatan (Tangsel). Diduga postingan yang diunggah oleh EH, membuat gaduh para jamaah umrah yang tengah mendaftar. Mereka khawatir, apa yang disebutkan dalam grup media sosial tentang jamaah yang terlantar benar adanya.

"Jadi foto yang diambil sama penyebar hoax itu adalah saat kita boarding, tanggal 24 Oktober 2018 lalu. Saat itu para jamaah sedang berkumpul di bandara, tapi keterangan dalam foto itu ditulis jika para jamaah sedang terlantar tak bisa terbang karena tak punya tiket," tutur Listifa, pemilik Travel Safar Arroyyan Travelindo kepada Okezone di kantornya, Ruko CBD Bidex, Serpong, Tangsel, Sabtu (10/11/2018).

Baca Juga: Dibohongi Travel Umrah, Rombongan Jamaah Ditelantarkan di Makkah

Bos Travel

Dengan cepat hoax soal ketelantaran 143 jamaah umrah Travel Safar Arroyan menyebar dan viral diberbagai media sosial. Bahkan dikatakan Listifa, travelnya sempat ditegur oleh salah satu asosiasi umrah menanyakan masalah itu.

"Semua pada telefon, sempat ditegur juga sama salah satu asosiasi, mereka menanyakan kebenaran informasi itu. Tapi mereka sudah kita jelaskan bahwa itu hoax, karena tak ada jamaah yang terlantar, foto yang disebar itu justru foto saat kita di lounce, akan terbang. Para jamaah kita juga bingung kok ada info begitu," sambungnya.

Setelah diselidiki secara internal, pihak Travel Safar Arroyan lantas bergegas melaporkan hoax itu ke Polda Metro Jaya, selepas rombongan 143 jamaah umrah tiba dari Tanah Suci. Dengan Tanda Bukti Lapor Nomor : TBl/6069/XI/2018/PMJ/Dit.reskrimsus, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/6069/XI/2018/PMJ/Dit.reskrimsus 6 November 2018.

"Setibanya di Indonesia, saya langsung lapor ke Polda, tanggal 6 November 2018. Sebelum lapor, saya cari tahu siapa yang membuat hoax itu. Ternyata, yang membuat hoax itu Ketua travel partner juga," jelasnya lagi.

Baca Juga: Di Ruang Sidang Jamaah Teriaki Bos Abu Tours: Penipu!

Listifa sendiri mengakui, bahwa persaingan bisnis travel haji dan umrah sangat ketat. Namun, dirinya enggan menyebut jika apa yang dilakukan oleh penyebar hoax tersebut lantaran adanya persaingan sesama bisnis travel umrah.

"Dia (pelaku) punya travel haji dan umrah di wilayah Penggilingan, Jakarta Timur. Tetapi korelasinya tidak ada. Saya enggak kenal siapa dia. Tetapi kenapa dia ingin menghancurkan kredibiltas saya. Sampai saya ditegur asosiasi," pungkasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini