TANGERANG SELATAN - Persaingan dunia travel kian sengit. Tak jarang, untuk menjatuhkan kredibilitas pesaingnya, berita hoax sengaja diciptakan. Dengan bermodal foto saat para jamaah umrah tengah bersiap boarding di bandara, lalu dimulailah kabar hoax itu disebar ke jejaring sosial.
Kenyataan pahit itu dialami oleh Travel Safar Arroyyan Travelindo, salah satu jasa travel umrah di kawasan Serpong BSD, Tangerang Selatan (Tangsel). Diduga postingan yang diunggah oleh EH, membuat gaduh para jamaah umrah yang tengah mendaftar. Mereka khawatir, apa yang disebutkan dalam grup media sosial tentang jamaah yang terlantar benar adanya.
"Jadi foto yang diambil sama penyebar hoax itu adalah saat kita boarding, tanggal 24 Oktober 2018 lalu. Saat itu para jamaah sedang berkumpul di bandara, tapi keterangan dalam foto itu ditulis jika para jamaah sedang terlantar tak bisa terbang karena tak punya tiket," tutur Listifa, pemilik Travel Safar Arroyyan Travelindo kepada Okezone di kantornya, Ruko CBD Bidex, Serpong, Tangsel, Sabtu (10/11/2018).
Baca Juga: Dibohongi Travel Umrah, Rombongan Jamaah Ditelantarkan di Makkah

Dengan cepat hoax soal ketelantaran 143 jamaah umrah Travel Safar Arroyan menyebar dan viral diberbagai media sosial. Bahkan dikatakan Listifa, travelnya sempat ditegur oleh salah satu asosiasi umrah menanyakan masalah itu.
"Semua pada telefon, sempat ditegur juga sama salah satu asosiasi, mereka menanyakan kebenaran informasi itu. Tapi mereka sudah kita jelaskan bahwa itu hoax, karena tak ada jamaah yang terlantar, foto yang disebar itu justru foto saat kita di lounce, akan terbang. Para jamaah kita juga bingung kok ada info begitu," sambungnya.