Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasar Malam Roma Malang: Berubah dari Konsep hingga Menggangu Warga Sekitar

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 17 November 2018 |17:04 WIB
Pasar Malam Roma Malang: Berubah dari Konsep hingga Menggangu Warga Sekitar
Salah satu pedagang Pasar Rombeng Malam (Roma), Malang, Jawa Timur. Foto: Okezone/Avirista
A
A
A

Maka untuk meminimalkan hal tersebut, Ucca meminta pemerintah membuat regulasi yang jelas dalam penaatan pasar tradisional.

"Jangan sampai penataan pasar tradisional justru menimbulkan konflik baru. Maka regulasinya harus jelas dulu sebelum melangkah," tegasnya.

Foto: Okezone/Avirista 

Namun ia kembali mengingatkan regulasi yang dibuat harus benar-benar diterapkan di lapangan.

"Jangan sampai regulasi peraturan itu hanya hitam di atas putih saja. Harus bisa diimbangi implementasi di lapangan yang sesuai. Selain itu perlu adanya pengawasan yang konsisten," tukasnya.

Di sisi lain Bidang Pengelolaan Pasar Rakyat, Dinas Perdagangan (Disdag) selaku pengelola pasar tradisional di Kota Malang, masih enggan menanggapi persoalan yang ditemukan okezone di lapangan.

Foto: Okezone/Avirista 

Memang dari segi kerawanan konflik sosial, Pasar Roma cukup adem. Namun gejolak-gejolak sosial, terlebih sebagian besar pedagangnya merupakan pendatang bisa saja terjadi bila seluruh stakeholder baik masyarakat sekitar pasar, para pedagang, aparat keamanan, dan instansi terkait dari pemerintah, tidak intens berkomunikasi.

Jangan sampai pasar rakyat yang selama ini menjadi kekuatan perputaran perekonomian di kalangan menengah ke bawah, menjadi korban dari suatu kebijakan regulasi yang awalnya dibuat untuk mengelola pelaku-pelaku pasar tradisional itu sendiri.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement