nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Basarnas Bersiaga di Lokasi Banjir Tasikmalaya

Antara, Jurnalis · Minggu 18 November 2018 09:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 18 525 1979382 basarnas-bersiaga-di-lokasi-banjir-tasikmalaya-bxiDKC5SA2.jpg Ilustrasi Banjir di Tasikmalaya (foto: Asep J/iNews)

TASIKMALAYA - Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat menyiagakan satu tim di lokasi terdampak banjir di selatan Kabupaten Tasikmalaya yang siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah itu.

"Ada tim disiagakan di sana untuk mengatasi pascabencana banjir di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya," kata juru bicara Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor melalui telepon seluler di Tasikmalaya, Minggu (18/11/2018).

(Baca Juga: Jalur Gentong Tasikmalaya Tertutup Longsor, Polisi Berlakukan Buka-Tutup Jalan) 

Ia menuturkan, tim itu beranggota enam personel dilengkapi dengan berbagai peralatan sesuai kebutuhan untuk penyelamatan di air, seperti pelampung dan perahu karet.

banjir rendam permukiman warga tasikmalaya bnpb	Banjir Rendam Permukiman Warga Tasikmalaya (foto: BNPB) 

Personel yang sudah terlatih itu, kata dia, siap terjun bersama sukarelawan setempat untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam.

"Kita juga memberdayakan relawan-relawan setempat dalam melaksanakan tugas di lapangan," tuturnya.

Langkah Basarnas itu merupakan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana saat memasuki musim hujan, terutama di daerah selatan Tasikmalaya yang sebelumnya dilanda banjir.

Dia mengatakan, bencana alam pada awal musim hujan harus diantisipasi oleh berbagai pihak, terutama masyarakat, agar terhindar dari dampak bencana alam itu.

"Kita sekarang sudah memasuki musim penghujan walau belum sampai puncaknya, tapi dampaknya sudah membuat kewalahan dan memakan korban, khususnya di wilayah Tasikmalaya," urainya.

(Baca Juga: Longsor Kembali Tutup Akses Jalan Lingkar Gentong Tasikmalaya

Dia mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dengan menanam pohon di kawasan resapan air agar risiko bencana tidak terlalu tinggi.

Joshua juga meminta masyarakat untuk menjauhi daerah pinggiran sungai saat turun hujan dan mengamankan aliran listrik agar tidak terjadi korsleting yang dampaknya bisa membahayakan manusia.

Jika masyarakat terkena musibah, kata dia, secepatnya melaporkan ke pihak berwajib, termasuk petugas Basarnas untuk secepatnya dilakukan penanganan.

"Bila masyarakat Jawa Barat membutuhkan bantuan evakuasi dapat menghubungi nomor telepon 022-7780437 yang siap melayani 24 jam," tutur Joshua.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini