nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Muncikari dan 10 PSK Ditangkap, 2 di Antaranya Sedang Hamil

Antara, Jurnalis · Selasa 20 November 2018 02:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 19 525 1980058 2-muncikari-dan-10-psk-ditangkap-2-di-antaranya-sedang-hamil-wW0UWc2zL7.jpg ilustrasi (dok okezone)

SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus prostitusi online dengan menangkap 2 muncikari berinisial WS alias Papih dan USJ alias Jay, serta 10 wanita yang diduga menjadi pekerja seks komersial (PSK).

"Kasus ini terungkap setelah anggota kami melakukan penyamaran dengan cara berpura-pura memesan PSK melalui media sosial Twitter," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro di Sukabumi, Senin (19/11/2018).

Informasi yang dihimpun penangkapan ini usai polisi melakukan penyamaran dengan cara bertransaksi melalui dunia maya Twitter. Untuk mempermudah melayani pelanggannya, tersangka menyiapkan foto-foto wanita yang menjadi PSK online itu.

Setelah deal baik tarifnya dan wanita yang diminati, muncikari tersebut langsung membawa PSK yang dipesannya. Namun, polisi yang sudah mengincar aksi kedua tersangka langsung melakukan penangkapan setelah ada barang bukti.

Prostitusi online (Dok Okezone)

Muncikari dan PSK tersebut dibawa ke Polres Sukabumi Kota untuk diperiksa, sementara 10 perempuan yang diduga sebagai PSK hanya dijadikan saksi. Ironisnya, dua dari 10 PSK itu merupakan anak di bawah umur yang sedang hamil.

Adapun tarif untuk sekali kencan, muncikari tersebut mematok harga Rp500 ribu. Bahkan, pelaku pun menyediakan tempat khusus untuk kencan.

(Baca Juga : Polisi Ungkap Prostitusi Online Sesama Jenis Berkedok Layanan Pijat di Batam)

"Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap sampai ke akarnya," tambahnya.

Susatyo mengatakan akibat ulahnya itu kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 4 jo pasal 29 dan pasal 30 UU nomor 44/2008 tentang Pornografi, kemudian pasal 27 jo pasal 45 UU RI tentang ITE dan pasal 506 KUHP dan UU tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

(Baca Juga : Melalui Facebook, PSK di Jambi Ditarif Rp2 Juta Sekali Kencan)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini