nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Pekanbaru Musnahkan 80 Ton Bawang Merah Eks Impor Ilegal

Hessy Trishandiani, Jurnalis · Senin 26 November 2018 19:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 26 1 1983124 bea-cukai-pekanbaru-musnahkan-80-ton-bawang-merah-eks-impor-ilegal-ni8ECJ6nXi.jpg Bea Cukai Pekanbaru saat memusnahkan bawang merah hasil selundupan (Foto: Dok. Bea Cukai)

PEKANBARU – Sebagai tindak lanjut penegahan sebuah truk bermuatan bawang merah yang dimuat di Pelabuhan Rakyat Wilayah Bengkalis, pada 13 November 2018 digelar pemusnahan atas total muatan tersebut di Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru. Barang yang dimusnahkan berupa 800 karung dengan masing-masing berisi10 kg bawang merah eks impor.

“Kami menggelar pemusnahan atas bawang merah eks impor dengan jumlah keseluruhan 800 karung (8 ton) dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp128.000.000. Dari tangkapan ini, dapat dihitung potensi kerugian negara secara materil dari bea masuk dan pajak dalam rangka impor sebesar Rp38.607.000. Sedangkan secara imateril pemasukan bawang merah eks impor ini dapat mengganggu produksi bawang merah dari petani lokal. Tindakan ini juga dapat mengancam kesehatan masyarakat karena bawang merah ini pemasukannya tidak melalui tindakan karantina. Tentunya ini berpotensi membawa hama penyakit yang dapat membahayakan tumbuhan di dalam negeri,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru, Prijo Andono.

Menurut Prijo, bawang merah tersebut berasal dari India dan telah diimpor ke Malaysia. Kemudian bawang merah masuk wilayah pabean Indonesia secara tidak sah dan tidak diselesaikan kewajiban kepabeanannya. Bawang merah juga termasuk komoditi yang diatur tata niaga impornya yang pemasukannya harus melalui pelabuhan-pelabuhan yang ditunjuk dan terhadap pemasukan bawang merah juga harus melalui tindakan karantina.

“Penindakan terhadap bawang merah tersebut merupakan hasil koordinasi antara unit pengawasan Bea Cukai Pekanbaru dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Riau dan Bea Cukai Bengkalis," tambahnya.

Untuk selanjutnya, sesuai ketentuan yang berlaku terhadap barang yang fisiknya sudah membusuk ditetapkan untuk segera dimusnahkan.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini