nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembiayaan Murah Masih Dibutuhkan Koperasi dan UMKM

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 08:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 06 1 1987661 pembiayaan-murah-masih-dibutuhkan-koperasi-dan-umkm-WuBkv3NyWa.jpg Foto: ilustrasi okezone

BANDUNG - Koperasi di Bandung masih mengharapkan dana pinjaman/pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM). Alasan koperasi memilih LPDB, karena proses pengajuan pinjaman/pembiayaan jasa berupa bunga pinjaman yang rendah dibandingkan sumber pendanaan lainnya.

Penegasan ini disampaikan Bendahara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Mandiri, Cicadas, Bandung, Sudarman, dan Ketua Koperasi Himpunan Pedagang Pasar Cikampundung (Kohippci), Bandung, Aziz Sholeh, di Bandung, beberapa waktu lalu.

Menurut Sudarman yang didampingi Sekretaris Tati Mulyati, pihaknya pernah meminjam dana ke LPDB sebanyak 2 kali. Pinjaman pertama sebesar Rp 125 juta dan dikembalikan tepat waktu. Pinjaman kedua sebesar Rp 150 juta dan dikembalikan lebih cepat dari pada jangka waktu yang ditentukan.

KSP Sejahtera Mandiri mengakui bantuan LPDB sangat membantu pengembangan usaha koperasi yang telah berumur hampir 10 tahun dan beranggotakan 600-an anggota itu, terutama untuk perputaran uang menjelang bulan suci ramadan.

Karena pada saat itu banyak anggota yang meminjam lebih banyak atau akan menarik simpanan. Sehingga pihaknya membutuhkan dana talangan.

Sedangkan di mata Kohippci Bandung, menurut Aziz Sholeh yang didampingi Wakil Ketua, Muhammad Jaelani, pinjaman dari LPDB sangat membantu pengembangan usaha.

Aziz menambahkan, pihaknya dua kali meminjam ke LPDB.Pinjaman pertama sebesar Rp 500 juta dan pinjaman kedua Rp 1 miliar, semuanya dikembalikan sesuai batas waktu yang ditentukan. Pada pinjaman ketiga yang diajukan ke LPDB telah dipersiapkan untuk pengembangan usaha.

"Kami sudah rapat dan menghitung keuntungan dari usaha yang akan kita biayai dari pinjaman LPDB itu," katanya.

Kedua koperasi ini mengakui, mereka tetap mengharapkan pinjaman dana dari LPDB, meskipun banyak perbankan menawarkan pinjaman. Selain itu mereka juga mengharapkan untuk dimudahkannya persyaratan pengajuan dana bergulir ke LPDB-KUMKM. Dana pinjaman dari LPDB ini, juga akan mendorong kedua koperasi ini menuju koperasi mandiri.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini