nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Penjualan Blangko E-KTP, Kemendagri Diminta Audit Menyeluruh

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 06:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 337 1987922 kasus-penjualan-blangko-e-ktp-kemendagri-diminta-audit-menyeluruh-XieNmxN8j2.jpg Ilustrasi e-KTP. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan audit secara menyeluruh terhadap proses pembuatan e-KTP. Hal ini menyusul terungkapnya kasus penjualan blangko e-KTP secara daring (online).

Menurut Mardani, dirinya tak mau berprasangka buruk menuding lemahnya pengawasan proyek pembuatan E-KTP oleh Kemendagri. Sehingga, lanjut dia, diperlukan audit secara mendalam yang nantinya hasilnya harus dipublikasikan ke publik.

(Baca juga: Anak Mantan Kadisdukcapil Jual Blangko E-KTP Lewat Pasar Online)

"Saya tidak mau suuzan, tapi buat audit. Paparkan ke publik. Sampai logika kita bisa mencerna dengan benar," ujar Mardani saat dikonfirmasi, Jumat (7/12/2018).

Ia mengatakan, apabila Kemendagri tidak melakukan audit, maka dikhawatirkan kasus serupa terulang lagi. Sebab, penyelesaian kasus yang saat ini dilakukan Kemendagri dinilai seolah menyederhanakan persoalan.

"Ini tidak bisa cuma sudah ketemu (pelakunya). Mana metodologinya? Dibuka dulu ke publik biar teredukasi. Sehingga kalau ada kasus begini, publik sendiri yang akan melaporkan. Kalau yang kayak begini kan kesannya menutup kasus," ujarnya.

(Baca juga: Anak Eks Kepala Dinas Jual Blangko E-KTP via Online, Mendagri: Itu Kesalahan Orangtuanya)

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) mengungkap kasus penjualan blangko E-KTP secara online. Penjual blangko e-KTP di pasar online diduga anak pejabat Disdukcapil Provinsi Lampung. Kemendagri pun telah melaporkan persoalan tersebut ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini