nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Khawatir Penjualan Blangko E-KTP Disalahgunakan untuk Pemilu 2019

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 07:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 337 1987923 dpr-khawatir-penjualan-blangko-e-ktp-disalahgunakan-untuk-pemilu-2019-YKPhROxRhS.jpg Ilustrasi e-KTP. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera khawatir terungkapnya kasus jual-beli blangko e-KTP di pasar daring (online) menjadi gerbang kecurangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Meski tak mau berprasangka buruk, Mardani menyebut peluang terjadi kecurangan akan terjadi melalui cara-cara seperti ini.

"Bisa, tapi saya tidak mau suuzan, karena pertama jumlahnya sepertinya tidak besar dan rata-rata itu untuk orang kecil," kata Mardani saat dihubungi, Jumat (7/12/2018).

(Baca juga: Anak Mantan Kadisdukcapil Jual Blangko E-KTP Lewat Pasar Online)

Ia mengatakan perlu dilakukan audit terhadap proses pembuatan e-KTP di Kemendagri. Pasalnya, jumlah penjual diperkirakan lebih dari satu sehingga Kemendagri harus membereskan masalah ini dari hulunya.

"Kalau diaudit lalu ketahuan ini dalam jumlah besar, indikasinya ada. Kalau enggak ya sudah," jelas ketua DPP PKS tersebut.

(Baca juga: Mendagri Serahkan ke Polisi Kasus Anak Kadisdukcapil Tulangbawang Jual Blangko E-KTP)

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) mengungkap kasus penjualan blangko E-KTP secara online. Penjual blangko e-KTP di pasar online diduga anak pejabat Disdukcapil Provinsi Lampung. Kemendagri, pun telah melaporkan persoalan tersebut ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini