JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali menggelar acara nikah masal pada perayaan malam tahun baru 2019. Pemprov DKI sedang merampungkan kajian teknis dari kegiatan tersebut.
Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengatakan, nantinya dari setiap kelurahan yang ada di Ibu Kota akan mengirim tiga pasangan untuk mengikuti acara nikah massal. Jumlah kelurahan di Jakarta sebanyak 267.
"Insya Allah pada malam tahun baru nanti, akan dilaksanakan nikah massal. Masing-masing kelurahan akan membawa tiga pasangan," kata Hendra saat dihubungi wartawan, Rabu (12/12/2018).
Hendra menjelaskan, masing-masing dari pasangan nikah massal bakal menerima mahar sebesar Rp500 ribu. Itu merupakan pemberian dari Bazis DKI Jakarta.
"Itu total semua bantuannya dari Bazis. Jadi sponsornya memang cuma Bazis. (Rp500 ribu) per pasangan. Sponsor tunggal Bazis, kita enggak ada yang lain-lain," ujarnya.

Baca Juga: Perencanaan Tak Matang, Anggaran Nikah Massal Rp556 Juta Ditolak DPRD DKI
Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya belum bisa menginformasikan lokasi acara nikah massal. Sebab, pihaknya masih melakukan pematangan dengan jajaran terkait.
"Nanti pematangannya, rapat hari Jumat pagi jam 09.00 WIB," ujarnya.
Acara nikah massal sebelumnya pernah digelar pada malam tahun baru, 31 Desember 2017. Saat itu, nikah massal digelar di area park and ride di Jalan MH Thamrin.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.