Ganjar ke Bupati: Karanganyar Harus Maju, Aku dan Jokowi Lahir di Sana

Taufik Budi, Sindo TV · Minggu 16 Desember 2018 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 15 512 1991863 ganjar-ke-bupati-karanganyar-harus-maju-aku-dan-jokowi-lahir-di-sana-dlaOUFmWO5.jpg Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Bupati Karanganyar Juliayatmono (Taufik/Okezone)

SEMARANG – Pelantikan Bupati Karanganyar periode 2018-2023, diwarnai lontaran candaan semestinya Karanganyar menjadi wilayah yang maju sekaligus berintegritas. Sebab, di kabupaten itulah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilahirkan.

Juliyatmono yang diusung Partai Golkar berpasangan dengan Rober Christanto, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil memenangkan Pilkada Karanganyar. Pasangan itu dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Sabtu (15/12/2018).

Setelah mengambil sumpah jabatan bupati dan wakil bupati terpilih itu, Ganjar memberi sambutan. Dengan gaya ceplas-ceplos dan sesekali melempar candaan satir. Sambutan Ganjar jadi semacam stand up komedi yang terus membuat hadirin tertawa. Salah satunya saat Ganjar menyampaikan pekerjaan rumah yang mesti dilakukan bupati petahana itu.

"Pak Bupati, saya nitip Karanganyar harus jadi daerah yang maju. Aku lahir di sana lho, konon presiden Jokowi juga lahir di sana. Malu dong kalau sampai Karanganyar tertinggal," kata Ganjar yang memancing tawa hadirin.

 

Dia pun memamerkan prestasinya dalam pencegahan korupsi yang ditandai dengan gerakan pelaporan LHKPN sampai eselon 3 dan 4. Menurutnya, jika integritas baik ASN akan mampu memelototi anggaran-anggaran yang tidak perlu.

"Dan Alhamdulillah itu jadi contoh sampai nasional. Pak Bupati, saya pesan silakan itu diterapkan di Karanganyar. Agar apa yang kita makan benar-benar halal dan kalau kita nelan itu tidak banyak pikiran," katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Yuliatmono mengatakan pada periode kepemimpinannya kedua ini akan bekerja lebih keras, dia tidak mau menanggung malu karena Karanganyar merupakan tempat lahirnya pemimpin-pemimpin besar. Salah satu caranya, bekerja dengan di atas perkiraan masyarakat.

"Orang perkiraannya memperbaiki jalan itu hanya di perkotaan, tapi saya ingin lebih dari itu. Jangan racuni kami dengan bisikan tidak sehat," katanya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini