nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah untuk Warga Jambi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Minggu 16 Desember 2018 15:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 16 337 1992020 jokowi-serahkan-6-000-sertifikat-tanah-untuk-warga-jambi-qyfihQL6mE.jpg Jokowi serahkan 6.000 sertifikat tanah pada Warga Jambi (Foto: Fakhri/Okezone)

JAMBI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sebanyak 6.000 sertifikat tanah untuk warga yang ada di Provinsi Jambi, Minggu (16/12/2018).

Penyerahan sertifikat itu berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jambi. Jokowi dan rombongan tiba sekira pukul 14.00 WIB. Dia menggenakan baju putih dan terlebih dahulu melakukan salat Dzuhur di Kantor Gubernur sebelum menyerahkan sertifikat tersebut

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan pemerintah akan gencar dalam memberikan sertifikat tanah untuk masyarakat. Pasalnya, aspirasi ini selalu didengarnya saat melakukan kunjungan ke daerah.

"Karena memang masyarakat sering bersengketa dan kalah karena tidak ada sertifikat," kata Jokowi.

(Baca Juga: Jokowi Bagikan 6 Ribu Sertifikat Tanah ke Warga Riau)

Kepala Negara mengatakan bahwa seharusnya pemerintah telah menerbitkan 126 juta bidang tanah. Namun, hingga saat ini baru sekitar 46 juta sertifikat yang baru diterbitkan.

"Itu berarti masih kurang 80 juta bidang tanah yang harus disertifikat oleh pemerintah. Setiap tahun saya cek kita hanya keluar sertifikat 500 ribu masih kurang 80 juta, berarti menunggu 100 tahun," kata Jokowi.

Itu sebabnya, lanjut dia, pemerintah menargetkan penerbitan 5 juta sertifikat tanah pada 2017 dan 7 juta sertifikat pada 2018, dan 9 juta sertifikat tanah untuk rakyat pada 2019.

"Caranya gimana pak? Caranya Pak Menteri harus mikir pokoknya keluar 5 juta mau kerja pagi sampai tengah malam, Sabtu Minggu silakan. Alhamdulillah bisa. Tahun depan 7 juta caranya? Saya yakini bisa. Tahun depan 9 juta. Kita harus dikejar diberi target nyatanya harus bisa," ucapnya.

Jokowi mengingatkan, agar penerbitan setifikat tanah yang diberikan secara gratis untuk masyarakat ini dapat dijaga oleh pemiliknya dengan baik. Tak lupa, ia mengingatkan agar sertifikat tanah tersebut difotokopi lantaran untuk menjaga apabila sertifikat tersebut hilang.

"Kemudian kalau sudah pegang sertifikat banyak yang ingin disekolahkan. Betul? Ya enggak apa-apa wajar. Tapi kalau mau dipakai agunan jaminan ke bank tolong dihitung, dikalkulasikan bisa mencicil enggak setiap bulan, kalau tidak, sebaiknya jangan," tandas Jokowi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini