JAKARTA - Mantan Dirut PT Pertamina Hulu Energi, Gunung Sardjono Hadi menilai Pertamina dengan dibantu oleh konsultan yang ditunjuk sudah melakukan kajian komprehensif dan uji tuntas (due diligence) untuk akuisisi Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia. Akhirnya Pertamina memutuskan mengakuisisi 10 persen hak partisipasi Blok tersebut sebesar US$ 30 juta.
"Semua hal yang selama ini dilakukan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Gunung dalam keterangannya kepada Okezone, Senin (24/12/2018).
Diakui pekan lalu, ia memberikan keterangan dalam sidang terkait perkara terdakwa Frederik Siahaan, mantan Direktur Keuangan PT Pertamina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Gunung saat akuisisi blok BMG menjabat sebagai Ketua Tim Pengembangan dan Pengelolaan Portofolio Usaha Hulu (TP3UH) dan merangkap SVP Upstream Business Development (UBD) Pertamina . Dirinya melanjutkan bahwa tim internal sudah melakukan presentasi kajian komprehensif dan uji tuntas (due diligence) di depan direksi.