nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelompok Rompi Kuning Prancis Rencanakan Gelar Demonstrasi pada Malam Tahun Baru

Indi Safitri , Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 12:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 28 18 1997038 kelompok-rompi-kuning-prancis-rencanakan-gelar-demonstrasi-pada-malam-tahun-baru-1r8EX2nxMY.jpg Foto: Reuters.

PARIS – Demonstrasi kelompok demonstran anti-pemerintah “rompi kuning” yang telah mengguncang Paris selama beberapa pekan terakhir akan kembali digelar pada Sabtu dan Malam Tahun Baru, dan akan berlanjut hingga 2019 nanti. Hal itu disampaikan oleh beberapa sumber dalam gerakan tersebut pada Kamis, 27 Desember.

“Rompi kuning masih dimobilisasi,” kata kata Laetitia Dewalle, seorang juru bicara gerakan protes yang tidak memiliki struktur kepemimpinan tradisional itu.

Beberapa perwakilan gerakan mengatakan demonstrasi Sabtu, yang ketujuh kali berturut-turut sejak demonstrasi dimulai pada Oktober, akan berlangsung di seluruh negeri pada akhir pekan.

BACA JUGA: Demonstrasi "Rompi Kuning" Timbulkan Bencana Ekonomi di Prancis

Diwartakan Channel News Asia pada Jumat (28/12/18), perwakilan rompi kuning, Benjamin Cauchy mengatakan para pengunjuk rasa akan keluar pada Malam Tahun Baru, untuk menunjukkan bahwa mobilisasi tidak akan berakhir di tahun baru.

Cauchy juga memperingatkan bahwa jika konsesi yang dibuat sejauh ini oleh Presiden Emmanuel Macron tidak sesuai, "kita akan melakukan mobilisasi skala besar pada akhir Januari".

Sebelumnya pada Kamis, pihak berwenang kota Paris mengatakan bahwa perayaan Malam Tahun Baru di Champs-Elysees akan tetap berjalan meskipun ada rencana protes di jalan yang terkenal itu.

Puluhan ribu wisatawan dan penduduk setempat biasanya secara tradisional memeriahkan tahun baru di bulevar perbelanjaan luas yang diakhiri dengan monumen Arc de Triomphe.

Champs-Elysees sejak bulan lalu menjadi pusat demonstrasi terhadap pemerintahan Presiden Macron. Bahkan monumen Arc de Triomphe menjadi sasaran perusakan para demonstran pada 1 Desember.

Di saat jumlah yang demonstran muncul pada demonstrasi di seluruh negeri telah berkurang secara dramatis, beberapa ribu orang di Facebook telah berencana untuk menghadiri apa yang disebut sebagai “acara meriah dan tanpa kekerasan” pada Malam Tahun Baru.

Pihak berwenang Paris mengatakan mereka akan melanjutkannya sesuai rencana dengan persiapan pertunjukkan kembang api, suara, dan pertunjukkan lampu di Champs-Elysees dengan tema "persaudaraan".

Jalan tersebut merupakan titik pertemuan rutin untuk perayaan nasional seperti Bastille Day, Tour de France, dan kemenangan Prancis musim panas ini di Piala Dunia.

BACA JUGA: Protes Rompi Kuning di Prancis Berlanjut, Polisi Tangkap 140 Orang

Gerakan rompi kuning muncul pada bulan Oktober dan berubah menjadi krisis terburuk selama masa jabatan Macron, dengan demonstrasi yang melibatkan puluhan ribu orang, pemblokiran jalan di seluruh Prancis.

Macron berusaha meredakan krisis pada pertengahan Desember dengan mengumumkan paket langkah-langkah untuk membantu pensiunan dan pekerja bergaji rendah sebesar USD11.4 miliar (sekira Rp 165 triliun).

Sejak itu "rompi kuning" telah terbelah antara orang-orang moderat yang bersedia terlibat dalam dialog dengan pemerintah dan mereka yang menolak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini