nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benda Misterius yang Ditemukan Depan Posko Jokowi-KH Ma'ruf hanya Berisi Daging Busuk

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 17:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 31 609 1998277 benda-misterius-yang-ditemukan-depan-posko-jokowi-kh-ma-ruf-hanya-berisi-daging-busuk-YOWQ6EipYp.jpg Benda misterius yang ditemukan depan posko Jokowi-Maruf di Makassar, Sulsel. Foto: Okezone/Herman Amiruddin

MAKASSAR – Benda misterius berupa kardus yang ditemukan depan posko Jokowi-KH Maruf ternyata hanya berisi daging busuk. Benda tersebut sempat menghebohkan warga Jalan Haji Bau Kecamatan Mariso, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Itu hanya daging busuk yang dibuang orang," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani dikonfimarmasi Okezone, Senin (31/12/2018).

Penemuan benda misterius pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Syam Nanglohi pukul 12.45 Wita.

Saat itu ia akan memantau kegiatan doa bersama di rumah perjuangan Jokowi-Ma'ruf dan saat ia memarkir kendaraannya melihat sebuah kardus.

Kemudian anggota Panwas Kecamatan Ujung Pandang itu melapor ke Polsek Ujung Pandang. Kapolsek Kompol Wahyu kemudian berkoordinasi dengan Polsek Mariso dan Gegana Brimob Polda Sulsel.

Foto/Okezone

Sekitar Pukul 12.55 wita, 1 unit tim Gegana dipimpin Iptu Syamsuddin (Panit 1 Jibom) tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan benda tersebut.

Selanjutnya dilakukan pengecekan kemudian hasil pengecekan tidak ditemukan adanya benda mencurigakan layaknya rakitan kabel atau BOM dan hasilnya kardus tersebut berisi daging.

Sekitar pukul 13.40 Wita, benda tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan penelitian terhadap daging tersebut bekerjasama dengan Puslatfor Polda Sulsel.

Tim Jibom Gegana Polda Sulsel tidak mengetahui pasti daging tersebut daging apa dan tidak ditemukan adanya rangkaian rakitan kabel atau sejenisnya yang menyerupai Bom.

Sehingga benda tersebut dibawa ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan penelitian.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini