JAKARTA - Isu tsunami sempat menggegerkan warga di daerah Tapanuli Tengah, dini hari Kamis (10/1/2018) sekira pukul 02.30 WIB. Namun, hal tersebut dibantah oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Mengutip laman BMKG, saat isu beredar, pihaknya segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat dimana hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya.
Baca juga: Pengungsi Tsunami di Kantor Gubernur Lampung Mulai Berkurang
Selain itu, hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara, (Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello, dan Tanabala) tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan (hanya gejala normal pasang surut harian).

Berdasarkan hasil pengamatan lapangan oleh BMKG Pinangsori, Sibolga dan BMKG Gunung Sitoli, Nias bahwa tidak didapatkan adanya gejala peristiwa tsunami.
Baca juga: Pengungsi Korban Tsunami Selat Sunda Keluhkan Diare dan Sakit Kepala
"Oleh karena itu BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya," kutip laman tersebut.
BMKG mengimbau tetap waspada dan selalu pantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG).
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.