nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ungkap Teror Pimpinan KPK, Kompolnas: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 07:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 11 337 2002873 ungkap-teror-pimpinan-kpk-kompolnas-tidak-ada-kejahatan-yang-sempurna-mezjqsGZSN.jpg Ini Benda Mirip Bom Pipa yang Ditemukan di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo (foto: Istimewa)

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meyakini bahwa pihak polisi akan bisa mengungkap pelaku dari aksi teror berupa benda yang diduga bom di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menjelaskan, dalam setiap aksi kejahatan, pasti ada petunjuk dan jejak yang ditinggalkan oleh pelaku saat beraksi. Dengan begitu, kata Poengky, hal itu yang nantinya akan dijadikan modal polisi untuk menginstruksikan suatu perkara.

(Baca Juga: Bom di Rumah Agus Rahardjo Palsu, KPK: Apapun Bentuknya Itu Teror!)

Ini Benda Mirip Bom Pipa yang Ditemukan di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo 

"Tidak ada kejahatan yang sempurna. Pasti ada celah yang bisa menuntun penyidik pada pelakunya," kata Poengky kepada Okezone, Jumat (11/1/2019).

Kompolnas, dikatakan Poengky, masih percaya kepada Polri akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dengan mengumpulkan barang bukti dan mendengar keterangan saksi-saksi.

"Serta berpegang pada scientific crime investigation," tutur Poengky.

Diketahui sebelumnya, dua rumah pimpinan KPK yakni, Agus Rahardjo dan Laode M Syarief diteror benda yang diduga bom oleh orang tidak dikenal, pada Rabu 9 Januari 2019, dini hari. Kejadian di dua lokasi tersebut waktunya tidak berselang lama.

(Baca Juga: Polisi Kantongi Keterangan Ketua KPK Terkait Teror Bom Palsu) 

Di rumah Agus di daerah‎ Bekasi ditemukan tas berisi benda mencurigakan berupa paku, kabel, paralon, batre panasonic, hingga serbuk yang diduga semen putih. Benda tersebut diduga bom rakitan berjenis high ekspolsive.

Sementara di rumah Syarief, terdapat pecahan botol dengan sumbu serta bekas kepulan asap yang diduga merupakan bom molotov. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus dugaan teror bom di rumah dua pimpinan KPK tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini