Jateng Kandang Banteng, Suara Jokowi-Maruf Dijamin Aman

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 01:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 605 2002850 jateng-kandang-banteng-suara-jokowi-maruf-dijamin-aman-JTfXnuiBvR.jpg Ganjar Pranowo dan Istri (foto: Okezone)

SEMARANG - Ulang tahun ke-46 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi momentum mengkonsolidasikan kader menuju tercapainya target-target partai. Target jangka pendek adalah memenangkan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

“PDI Perjuangan akan all out memenangkan Pilpres 2019 dengan hasil lebih bagus dari Pilgub 2018 lalu,” kata politikus PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Semarang, Kamis (10/1/2019).

(Baca Juga: Megawati Yakin Jokowi Bisa Jawab Pertanyaan di Debat Pilpres 2019) 

Pakai Kemeja Merah, Presiden Jokowi Hadiri HUT ke-46 PDIP di JIExpo Kemayoran

Ganjar mengatakan, untuk mencapai kemenangan itu dibutuhkan kerja keras seluruh elemen partai. Langkah awal adalah instropeksi dan memperbaiki diri. Di tengah apatisme politik di era modern, PDIP harus membuktikan masih ada partai yang membela ‘wong cilik’.

"Di tengah sinisme publik yang tidak percaya dengan keberadaan partai politik, PDI Perjuangan harus mampu mengembalikan kepercayaan publik itu dengan menunjukkan bahwa partai ini hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka," kata Ganjar.

Caranya dengan mewujudkan ideologi Pancasila dan gerakan marhaenisme langsung di dalam kehidupan bermasyarakat. “Datangi masyarakat, ketuk pintu rumah mereka, bantu mereka jika ada yang membutuhkan pertolongan. Kalau itu dilakukan maka masyarakat akan mencintai PDI Perjuangan," tambahnya.

(Baca Juga: TKN Poles Ma'ruf Amin Jelang Debat Pilpres 2019) 

Selain itu, ulang tahun ini lanjut Ganjar harus menjadi momentum untuk melakukan kaderisasi. Sebab tidak sedikit daerah di Indonesia yang kesulitan mencari kader yang baik, khususnya untuk jabatan eksekutif.

"Kalau Jateng aman lah, karena di sini “kandang banteng”, namun banyak daerah lain yang sulit mencari kader yang mumpuni dan berintegritas tinggi. Persoalan kaderisasi ini harus menjadi perhatian," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini