Selain Prabowo, Grace Natalie Singgung Kebohongan Sandi

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 23:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 11 605 2003387 selain-prabowo-grace-natalie-singgung-kebohongan-sandi-9SaxUy5QRs.jpg Ketum PSI Grace Natalie. (Foto : Ist)

BANDUNG – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menyebutkan tidak hanya calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang melontarkan tuduhan palsu dan kebohongan, Calon Wakil Presiden 02, Sandiaga Uno, dinilainya, juga melakukan hal serupa.

“Sandiaga menyebut bahwa tempe kini hanya berukuran setipis ATM, bahwa uang seratus ribu rupiah hanya cukup untuk membeli bawang dan cabe, bahwa harga nasi ayam di Jakarta lebih mahal ketimbang di Singapura,” sebut Grace di Festival 11 Bandung yang bertempat di Trans Convention Centre pada Jumat (11/1/2019).

Grace mengatakan, tuduhan palsu dan kebohongan yang dicetuskan oleh Sandiaga disebabkan oleh dua kemungkinan, Sandiaga tidak tahu data lapangan atau sebaliknya, ia sengaja berbohong.

Sandiaga juga mengkritik pembangunan infrastruktur oleh pemerintah Jokowi yang menurutnya harus bisa dilakukan tanpa berhutang. Ia mengaku perusahaannya tidak berhutang sama sekali ketika membangun Tol Cipali.

Hadiri Ngopi Digital Bareng Pride, Sandiaga Uno Berpesan kepada Para Relawan untuk Tidak Menyebarkan Hoaks

“Faktanya, perusahaan Sandi berhutang pada konsorsium bank. Untuk yang ini, Sandiaga jelas sedang berbohong,” tegas Grace dalam pidato politiknya yang berjudul "Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda".

Grace sangat menyayangkan sikap Sandiaga Uno sebagai tokoh politik yang sangat mudah menyebar kebohongan.

(Baca Juga : Pidato Politik, Ketum PSI Singgung Sejumlah Kebohongan Prabowo)

“Saya heran, bagaimana tokoh politik dengan enteng menyebar kebohongan berkali-kali dan sama sekali kita tidak pernah mendengar mereka menyesal!” tutur Grace Natalie di depan peserta Fetival 11 yang diselenggarakan di Bandung.

“Teori terkenal tentang propaganda menyebutkan bahwa kebohongan yang diucapkan terus menerus, lama-lama akan diterima sebagai sebuah kebenaran. Mungkin taktik inilah yang sengaja dijalankan,” pungkas Grace Natalie.

(Baca Juga : Prabowo-Sandi Ubah Visi Misi, PSI Ibaratkan Sopir Ubah Jalur di Tengah Jalan)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini