Menurut Tika, laki-laki beristri kerap masuk perangkap, dan dijadikan objek pemerasan atas nama orang ketiga. Sejumlah kasus yang melibatkan publik figur dan pejabat juga tengah disorot karena rela cerai dan meninggalkan keluarga serta anaknya, demi hidup bersama dengan wanita baru.
Dalam modus ini, kata Tika, korba pada umumnya adalah pria mapan dari berbagai kalangan profesi. Mengingat, banyak pelaku yang tergoda untuk mendapatkan materi secara singkat.
“Ia bisa pengusaha, pejabat atau profesi mapan lain yang sangat mementingkan reputasi. Jika berhasil masuk perangkap, tipe-tipe pria mapan ini sangat rentan jadi objek pemerasan. Karrna itulah polisi harus masuk dan masyarakat harus tahu,” papar Tika.

Tika berpendapat, tindakan tegas aparat kepolisian terhadap praktik pemerasan dengan modus menjadi orang ketiga, diharapkan bisa menjadi efek jera bagi pelaku, dan early warning bagi para pria mapan.