nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Hadapan Perangkat Desa, Jokowi: Dana Desa Jangan Sampai Kembali ke Jakarta

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 12:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 337 2004109 di-hadapan-perangkat-desa-jokowi-dana-desa-jangan-sampai-kembali-ke-jakarta-eAUSIxsgs5.jpg Presiden Jokowi saat audiensi dengan perangkat desa di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (14/1/2019). (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan rasa terima kasihnya saat menghadiri acara audiensi perangkat desa se-Indonesia di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dia mengatakan, para perangkat desa ini telah berjasa dalam melayani masyarakat.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," kata Jokowi mendapat tepuk tangan riuh ribuan perangkat desa di lokasi, Senin (14/1/2019).

Jokowi menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun desa lewat program dana desa. Pada 2015, kata dia, pihaknya telah menggelontorkan Rp20,7 triliun. Pada 2016 diberikan Rp47 triliun, 2017 berikan Rp60 triliun. Sementara pada 2018, pemerintah menganggarkan Rp60 triliun kepada desa.

"Dan tahun 2019 itu Rp70 triliun. Total sampai tahun 2019 ada penyaluran Rp257 triliun kepada desa desa di seluruh Tanah Air. Ada 74 ribu desa," jelas Kepala Negara.

Jokowi menitipkan Rp257 triliun dana desa itu kepada perangkat desa agar dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan transparan. Dengan begitu, anggaran besar ini bisa selalu berputar di desa dan menyejahterakan masyarakat.

Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)

"Jangan sampai kembali ke kota apalagi kembali ke Jakarta. Kenapa uang diberikan ke desa? Kesejahteraan dihitung kalau perputaran uang semakin banyak di sebuah wilayah, desa. Itu teori ekonomi. Sehingga saya titip yang Rp257 triliun terus berputar di desa," terangnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menitipkan agar kepala desa dan para pendamping dana desa menggunakan keperluan dari dana tersebut dengan belanja di daerah setempat.

(Baca Juga : Jokowi Minta Babinsa Mengawal Dana Desa)

Jokowi tak mempersoalkan bila harga material atau bahan lainnya dari dana desa tersebut lebih mahal jika tidak dibeli dari kota. Menurut dia, semakin lama dan banyak uang yang beredar di desa akan semakin menumbuhkan perekonomian di desa tersebut.

"Jadi dana desa kalau ingin buat jalan, beli material dari toko di desa, batunya di desanya. (Juga) pasir beli di desa itu atau desa sebelahnya. Supaya uang mutar. Jangan ambil dari kota. Supaya uang beredar," pungkasnya.

(Baca Juga : PPDI Ucapkan Terima Kasih, Baru di Era Jokowi Desa Bisa Percantik Diri)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini