nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Temui Perangkat Desa, Jokowi: Enggak Usah Demo di Istana

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 12:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 337 2004115 temui-perangkat-desa-jokowi-enggak-usah-demo-di-istana-cpJ4oixPsJ.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada ribuan peserta Silaturahim Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) untuk tidak melakukan unjuk rasa di Istana Negara. Pasalnya, semula para perangkat desa itu ingin melakukan unjuk rasa di istana untuk memperjuangkan kesejahteraannya.

Jokowi pun mengetahui rencana tersebut, kemudian langsung menemui dan meminta ribuan peserta PPDI untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Jadi setelah kita bertemu di sini, bapak/ibu enggak usah demo di istana. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan. Saya ingin sampaikan, marilah kita semua kembali ke daerah masing-masing. Kita berdoa semoga selamat sampai tujuan," ujar Jokowi di Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

(Baca juga: Di Hadapan Perangkat Desa, Jokowi: Dana Desa Jangan Sampai Kembali ke Jakarta)

Kepala Negara memastikan bahwa dirinya telah mendapat laporan perihal perangkat desa yang akan berunjuk rasa di depan Istana. Sehingga, ia pun mendadak menghadiri acara tersebut.

"Bapak/ibu dan saudara sekalian, kemarin saya diberi tahu kan sudah selesai, dibicarakan Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, sudah rampung, kok katanya Senin masih mau demo. Itu yang saya dengar, sehingga saya katakan, ini musim hujan. Jadi saya sampaikan, kita terima, tapi di Istora Senayan saja. Sehingga ini tadi, acara ini dadakan," papar Jokowi.

Ia melanjutkan, permasalahan kesejahteraan perangkat desa sudah diselesaikan pemerintah. Jokowi memaparkan, pemerintah sudah memutuskan penghasilan perangkat desa setara dengan PNS golongan II A.

"Yang paling penting, sudah kita putuskan penghasilan tetap perangkat desa disetarakan dengan (PNS) golongan II A," tutur Jokowi.

(Baca juga: Jokowi Sadar Pembangunan Infrastruktur Mengundang Kebencian)

Selain itu, sambung dia, pemerintah juga tengah merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Aturan revisi akan selesai dalam waktu dua minggu.

"Jadi kepada saudara sekalian, ditunggu dua minggu, sehingga segera bisa dilaksanakan dari perintah PP yang ada," ucap Jokowi.

Dia menambahkan, kepala desa dan perangkat desa juga akan didaftarkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). "Bahwa BPJS juga akan diberikan kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa," ucap Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan para perangkat desa.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini