nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Buru Sekelompok Pemuda yang Naik Motor Acungkan Celurit

Hambali, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 14:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 14 338 2004193 polisi-buru-sekelompok-pemuda-yang-naik-motor-acungkan-celurit-9AO3mFPYx1.JPG Foto Istimewa

TANGSEL - Baru-baru ini viral sebuah video yang merekam sekelompok remaja mengendarai sepeda motor dengan mengayun-ayunkan senjata tajam jenis celurit. Video berdurasi selama 0,15 menit itu memerlihatkan para remaja melintas di jalan Anggrek Loka, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Mulanya video itu tersebar luas dari grup-grup media sosial. Lalu berlanjut diunggah kembali oleh akun Instagram @dramaojol.id. Disana terlihat, sekelompok remaja itu mengendarai sekira lima unit sepeda motor jenis matik pada malam hari.

Seorang remaja berjaket hijau dan mengenakan tas slempang di punggung, nampak memegang celurit di tangan kiri. Rambutnya terlihat bergelombang ikal panjang, dengan penutup kopiah hitam di bagian kepala.

Sedangkan remaja berkaus hitam yang menumpangi sepeda motor lainnya, juga mengayun-ayunkan celurit. Mereka berjalan beriringan seraya menutup sebagian jalan yang dilalui. Dari perawakan wajahnya, mereka diduga masih berusia 16 hingga 20 tahun.

(Baca juga: Viral Video Sekelompok Pemuda Naik Motor Sambil Pamer Celurit)

Kontan aksi mereka yang viral di medsos, menuai banyak kecaman masyarakat luas. Selain membuat resah, tindakan tersebut diduga dapat memancing pertikaian dengan kelompok remaja lainnya yang tengah berkumpul.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menerangkan, para pelaku yang mengayun-ayunkan celurit telah teridentifikasi. Kini, kata dia, jajarannya telah mengejar keberadaan remaja tersebut.

"Sudah kita kenali, sudah kita identifikasi. Datanya sudah ada, tinggal kita amankan. Itu anak-anak tanggung, jadi kebetulan saja saat melintas terekamnya itu di wilayah Tangerang Selatan," ungkap Ferdy kepada Okezone di Mapolres Tangsel, Senin (14/1/2019).

Dilanjutkan Ferdy, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah kelompok remaja tersebut memang tinggal di wilayah Tangsel. Namun dia menyebutkan, jika mereka diduga kuat akan melakukan aksi kejahatan di jalanan.

"Perkiraan kita, mereka ini adalah pelaku kejahatan. Tapi masih dikembangkan oleh Reskrim. Belum bisa kita pastikan apakah mereka warga Tangsel atau bukan," ucapnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat luas tak terpengaruh adanya video viral tersebut. Dia meminta, setiap hal maupun perbuatan yang berpotensi meresahkan ketertiban umum, segera dilaporkan kepada petugas.

"Kita juga minta bantuan masyarakat, apabila ditemukan hal-hal seperti ini segera dilaporkan agar bisa kita tindak lanjuti," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini