Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Pidato Kebangsaan Prabowo, TKN Jokowi: Harusnya Diisi Optimisme

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Selasa, 15 Januari 2019 |11:18 WIB
Soal Pidato Kebangsaan Prabowo, TKN Jokowi: Harusnya Diisi Optimisme
Prabowo (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) menilai bahwa tidak ada hal baik yang disampaikan oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto pada pidato Kebangsaan pada Senin malam 14 Januari 2018.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN), Irma Suryani Chaniago mengatakan, selain itu Prabowo Subianto sangat miskin gagasan dalam Pilpres kali ini. Bahkan, ia menyebutkan beberapa program yang diusung menjiplak dari program-program yang dimiliki Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

 Baca juga: Momen Prabowo Sebut Nama Titiek Soeharto Disambut Sorak-Sorai Para Tamu

“Menurut analisa saya pidatonya tetap pesimis, semua terlihat tidak ada yang baik di mata beliau, semua program yang disampaikan sudah dilakukan Jokowi, sedangkan beberapa program malah menjiplak program Jokowi,” ujar Irma Suryani kepada awak media, Selasa (15/1/2019).

 Prabowo-Sandiaga Uno

“Tampak sekali miskin gagasan. Tapi wajar juga karena selain tidak punya pengalaman, juga semua program yang disampaikan rata-rata sudah dilakukan Jokowi. Tidak ada yang baru,” ungkapnya.

Baca juga:  Selisik Penyampaian Visi Misi Jokowi & Prabowo, Bawaslu Kontak KPI dan Dewan Pers

Politisi dari Partai Nasdem ini mengatakan, pidato Kebangsaan yang disampaikan oleh Prabowo Subianto mengandung pesimisme, bukan sesuatu hal yang optimisme.

“Pidato kebangsaan harusnya diisi dengan optimisme, bukan dengan negatif thinking dan pesimisme terhadap bangsanya sendiri. Pemimpin yang pesimis tidak akan mampu membawa Indonesia lebih maju, kenapa ? Karena pasti miskin gagasan dan cepat putus asa,” tutupnya.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement