nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Orang Meninggal Dunia, Bupati Ponorogo Tetapkan KLB Demam Berdarah

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 12:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 30 519 2011334 3-orang-meninggal-dunia-bupati-ponorogo-tetapkan-klb-demam-berdarah-Zhotc5XD6k.JPG Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

PONOROGO - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menetapkan kasus DBD di wilayahnya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Langkah itu diambil menyusul meninggalnya tiga orang akibat terjangkit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,

Menurut Ipong, penyebaran DBD sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan, lantaran jumlah penderitanya dari hari ke hari semakin meningkat.

"Penyebaran DBD dalam taraf mengkhawatirkan karena jumlahnya terus naik. Maka, kita memutuskan agar ditetapkan kejadian luar biasa biar bisa melakukan tindakan," ujar Ipong kepada wartawan, Rabu (30/1/2019).

Ia menambahkan, dalam penanganan kasus DBD ini Pemda dapat menggunakan dana on-call atau tidak terduga. Hal ini dirasa perlu mengingat Pemkab hanya memiliki lima unit alat fogging (pengasapan). Rencananya, Pemkab Ponorogo bakal menambah alat fogging menjadi 12 buah.

Lebih lanjut Ipong meminta penanganan pasien DBD di puskesmas dan RSUD Ponorogo untuk tidak menarik biaya alias gratis. "Kalau puskesmas tidak mencukupi obatnya, bisa didukung oleh dinas kesehatan untuk mencukupi itu," kata dia.

Fogging DBD

Ipong juga menginstruksikan kepada para camat, lurah dan kepala desa untuk kerja bakti membersihkan lingkungan, agar kasus DBD tidak meluas. Mengingat, nyamuk aedes aegypti berkembang biak di lingkungan kotor.

"DBD itu kan penyebabnya dari sarang nyamuk yang berkembang biak di air yang menggenang, sampah itu yang harus dibasmi," tutur Ipong.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini