Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Daerah Setu dan Serpong Tangsel Paling Rawan Terjangkit DBD

Hambali , Jurnalis-Sabtu, 02 Februari 2019 |13:29 WIB
 Daerah Setu dan Serpong Tangsel Paling Rawan Terjangkit DBD
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

"Nyamuk DBD itu berbeda dengan nyamuk spesies lainnya. Dia bertelur di area dalam rumah, misalnya di belakang kulkas, pot tanaman, atau tempat lembab lainnya. Tempat-tempat itu harus dibersihkan, atau ditaburi bubuk abate. Jika dilingkungan ada yang terkena, segera laporkan ke kami," jelas Tulus.

 sd

Dipaparkan Dokter Tulus, fogging sendiri sampai saat ini sudah dilakukan di 80 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Tangsel. Namun disebutkannya, fogging hanyalah tindakan terakhir yang dilakukan setelah tahap pencegahan sebelumnya dilakukan.

Dia memaparkan, pemberian fogging tak berdampak positif sepenuhnya. Karena ada pula potensi negatif yang membahayakan penghuni lingkungan. Misalnya jika zat-zat hasil pembakaran bahan fogging terhirup, menempel dikulit, maka bisa terserap tubuh dan menyebabkan penyakit hati atau liver.

"Fogging itu ada ketentuannya, bahannya apa, campurannya bagaimana, agar bisa efektif. Kalau dari Dinkes, pasti kita ikuti panduannya betul. Karena bisa juga berdampak negatif, itu harus kita perhatikan betul. Tapi kalau perkembangan nyamuk dewasa DBD sudah pada tingkat membahayakan, maka solusinya tetap harus diberi fogging," paparnya.

Dikatakannya lagi, jumlah pasien DBD periode awal tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Meski begitu, ungkap Tulus, hal demikian tidak menjadikannya secara otomatis masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Ya memang ada peningkatan dibanding tahun lalu, tapi ini bisa kita atasi, karena petugas Jumantik, Puskesmas sudah diarahkan agar meningkatkan pemeriksaan ke tiap-tiap rumah, mengecek lingkungan di bawahnya," lanjutnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement