nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurangi Parkir Liar, Pemprov DKI Sediakan 5 Lokasi Park and Ride

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 09 Februari 2019 12:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 338 2015547 kurangi-parkir-liar-pemprov-dki-sediakan-5-lokasi-park-and-ride-ZkTXklD8wU.jpg Sejumlah sepeda motor ditertibkan karena parkir sembarangan (Foto: Okezone)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan lima lokasi park and ride atau kantong parkir di sejumlah titik. Fasilitas itu diciptakan untuk mengurangi volume kendaraan roda dua dan empat yang parkir di pinggir jalan.

"Kalau untuk gedung parkir dishub punya program sendiri yang namanya park and ride," kata Kepala Seksi Penegakan Hukum (Gakum) Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dishub DKI Jakarta, August Fabian kepada Okezone, Jumat, 8 Februari 2019 kemarin.

August mengatakan, kelima lokasi park and ride itu berada di Terminal Ragunan, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kali Deres, Terminal Pulogebang dan Jalan MH Thamrin. Pihaknya sengaja menyediakan kantong parkir di sana karena langsung terintegrasi dengan angkutan umum.

"Nanti dari situ meneruskan perjalanannya menggunakan transportasi umum," ujarnya.

Setiap park and ride kata dia, memiliki daya tampung kendaraan yang berbeda-beda. Contohnya, di Terminal Kampung Rambutan bisa menampung 80 mobil dan 120 motor. Di Terminal Kalideres, sebanyak 100 mobil, dan 300 motor.

Parkir Liar di Depok

Lalu, Terminal Pulogebang memiliki kapasitas satuan ruang parkir sebanyak 1.000 motor. Selanjutnya, kantong parkir di Terminal Ragunan, bisa menampung 91 mobil dan 50 motor. Terakhir, park and ride di wilayah Thamrin 10, tercatat memiliki kapasitas satuan ruang parkir sebanyak 230 mobil dan 100 motor.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, pihaknya akan membangun park and ride di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Rencananya akan dibangun di dekat depo MRT yang direncanakan bakal beroperasi pada Maret 2019 mendatang.

"Nanti akan berkolaborasi dengan MRT. Jadi mengurangi masyarakat menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum," tuturnya.

Infografis Lipsus Parkir Liar

Disinggung mengenai besaran tarif parkir kendaraan di park and ride, ia mengaku tidak mengingatnya. Namun, pihaknya memastikan tidak mematok harga yang terlalu mahal kepada setiap warga yang memanfaatkan fasilitas umum tersebut.

"Yang pasti pemerintah tidak akan memberatkan masyarakat," ucap August.

Ia lantas mengimbau masyarakat agar saat beraktivitas membiasakan menggunakan angkutan umum. Sebab, konsentrasi pihaknya adalah membenahi transportasi yang beroperasi di ibu kota.

"Saya yakin itu akan menjadi magnet bagi masyarakat yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum," ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini