nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketum PSI Sebut Ada 'Nasionalis Gadungan' di Indonesia, Siapa yang Dimaksud?

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 08:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 12 510 2016685 ketum-psi-sebut-ada-nasionalis-gadungan-di-indonesia-siapa-yang-dimaksud-PWg3iKI2Rh.jpg Grace Natalie. (Foto: Avirista/Okezone)

JAKARTA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie secara tegas menyebut kaum intoleran dan koruptor sebagai ancaman terbesar bagi persatuan Indonesia.

Grace menjelaskan, kombinasi antara kian maraknya gerakan kebencian dari kaum intoleran dengan perilaku koruptif figur publik khususnya pejabat pemerintah, telah secara langsung melemahkan rasa persatuan di dalam masyarakat.

Foto: Ist

“Akibatnya nyata sekali. Kita, kelompok Nasionalis moderat, jadi tidak lagi percaya satu sama lain,” ujar Grace di Graha Pradipta Jogja Expo Center, seperti keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (12/2/2019). Acara tersebut dihadiri sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari pengurus, kader, dan simpatisan PSI asal Yogyakarta dan sekitarnya.

(Baca juga: Prabowo Bilang Kebocoran Anggaran 25%, PSI: Ini Pembohongan!)

“Mengaku nasionalis tapi ikut meloloskan perda-perda agama yang diskriminatif. Mengaku nasionalis tapi ambil bagian dalam kekuatan politik tengah yang bungkam ketika rumah-rumah ibadah ditutup dan orang-orang seperti Ibu Meliana dipersekusi. Mengaku nasionalis tapi rutin mengirim kader-kader mereka ke KPK,” kata Grace.

Grace menyebut ada kaum 'nasionalis gabungan' dalam pidatonya. Siapa yang dimaksud? “Kalau ada orang menyebut dirinya nasionalis, tapi di belakang masih mengadu domba masyarakat dan gemar mencuri uang rakyat. Mereka lebih pantas kita sebut nasionalis gadungan!” imbuhnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini