Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Temui Ma'ruf Amin, Menteri Era Habibie Bahas soal Badan Usaha Milik Rakyat

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Selasa, 12 Februari 2019 |12:07 WIB
Temui Ma'ruf Amin, Menteri Era Habibie Bahas soal Badan Usaha Milik Rakyat
Cawapres Ma'ruf Amin dan Menteri Pendayagunaan BUMN era Habibie, Tanri Abeng. (Foto : Sarah Hutagaol/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era BJ Habibie, yakni Tanri Abeng, mengunjungi kediaman dari wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Ma’ruf Amin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Selain untuk bersilaturahmi, pertemuan mereka membahas mengenai ekonomi di Indonesia dan bagaimana memajukannya. Ma’ruf Amin pun memanfaatkan momen itu untuk bertukar pikiran mengenai ekonomi.

“Berbincang tentang bagaimana masa depan ekonomi Indonesia dan apa yang sudah kita miliki bagaimana memaksimalkan potensi. Kemudian beliau ini sangat paham betul,” ujar Ma’ruf Amin di kediamannya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Senada, Tanri Abeng menceritakan, dirinya dan Ma’ruf Amin membahas mengenai cara meratakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia agar tidak terjadi kesenjangan. Salah satunya adalah dengan membangun Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR).

Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin

“Nah untuk merata itu saya membangun suatu konsep yang saya sudah tulis 5 tahun yang lalu yang namannya Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR). Ini adalah sebenarnya korporatisasi dari usaha-usaha kecil menengah kan koperasi sehingga berskala. Didalam pengembangannya itu dia bisa bekerja sama dengan usaha besar,” ucap Tanri Abeng.

Ternyata pemahaman Tanri Abeng mengenai keadilan ekonomi dinilai sama dengan pemikiran Ma’ruf Amin. Karena itu, menurutnya jika badan-badan usaha milik rakyat terus dikembangkan dan dikolaborasikan dengan BUMN, akan terjadi petumbuhan ekonomi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement