Tour and Travel Revolution Ajak Masyarakat Jadi Pengusaha Tour Travel Hampir Tanpa Modal

Risna Nur Rahayu, Okezone · Rabu 13 Februari 2019 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 13 1 2017528 tour-and-travel-revolution-ajak-masyarakat-jadi-pengusaha-tour-travel-hampir-tanpa-modal-vMBwUzDjCS.jpg Ardans Dachlan saat mengisi seminar Tour and Travel Revolution di Hotel Mercure Jakarta (Foto: Risna Nur Rahayu/Okezone)

JAKARTA – TTR Group menggelar seminar Tour Travel Revolution di Jakarta pada Minggu 11 Februari 2018. Lewat seminar, perusahaan yang sudah berdiri sejak 10 tahun terakhir, mengajak masyarakat Indonesia untuk berwirausaha di bidang tour dan travel tanpa harus modal besar dan ribet.

CEO Tour and Travel Revolution, H.M Ardans Dachlan turun langsung menjadi pembicara. Ardans yang merupakan mantan anak band itu memulai dengan kelakar, bahwa gelar ST (Sarjana Teknik) di belakang namanya merupakan singkatan dari Sarjana Travel. Gelak tawa para peserta pun menggema di ruang Subhaya, Hotel Mercure, Jakarta Barat.

Bisnis tour and travel termasuk usaha menjanjikan. Ardans menunjukkan data, potensi pasar dari bisnis tiket saja nilainya mencapai Rp136 triliun per tahun. Apalagi, pemerintah menempatkan pariwisata sebagai leading sektor pembangunan. Dengan potensi pasar sebesar itu, tentu terjun ke bisnis tour and travel punya prospek positif.

TTR

Masalahnya, memulai bisnis tour dan travel butuh modal besar di antaranya harus deposit ratusan juta rupiah ke maskapai. Belum lagi, perizinan yang panjang dan butuh biaya modal besar juga. Nah, lewat seminar berjudul “Cara Mudah dan Cepat Jadi Kaya Melalui Bisnis Tour and Travel” itulah, Ardans memberikan solusi agar para peserta tetap bisa menjalankan usaha meski tak punya modal besar.

“Kami menyiapkan platformnya, kami beri ilmunya, dan kami dampingi. Tinggal lagi, kunci utama sukses ini tergantung action. Karena ikut seminar saja, dapat ilmunya memang tapi tanpa action, itu tidak berarti apa-apa. Mulai saja dari yang kecil dulu, jual tiket misalnya. Buat siapa? buat diri sendiri dulu dan keluarga kalau belum bisa mengaet jumlah pembeli skala besar,” aku Ardans.

Selain menjadi penjual tiket, bisa juga menjadi travel agen dengan menawarkan tour hobi atau tour religi. Di sisi lain, platform Tour and Travel Revolution juga dilengkapi sistem multipayment untuk pembayaran pulsa dan tagihan lainnya. Sehingga member memiliki pilihan usaha yang akan ditekuni, bahkan bisa melakoni banyak usaha sekaligus.

TTR

Menurut Ardans, pekerjaan travel agent sangat mengasyikkan karena selain dapat income, juga menambah pengalaman dan wawasan sebab dapat berpergian ke banyak tempat. “Kalau orang lain traveling habisin duit, kalau travel agent itu jalan-jalannya gratis, malah dapat duit. Dapatnya tiga kali, dari pendaftaran, saat tour, pulang tour juga dapat duit,” tambahnya.

Bisnis yang diawali Ardans dari kamar kos ini kini memiliki 258 cabang di seluruh Indonesia dan ribuan sub agent. Tour and Travel Revolution, jelas Ardans, sesuai namanya memang ingin memberikan perubahan dalam cara berbisnis tour travel. Bila dulu bisnis tour travel hanya dikuasai orang yang punya modal besar, sekarang siapapun bisa jadi pengusaha tour travel dengan modal terjangkau. Tour and Travel Revolution juga ingin membantu pemerintah meminimalisir angka pengangguran yang jumlahnya jutaan orang.

Baru-baru ini, Tour and Travel Revolution mendapatkan penghargaan sebagai penggerak UKM terbaik dari sektor job dan bussines creation yang diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Tour and Travel Revolution juga pernah mencatatkan nama di Museum Rekor Indonesia (MURI). Selain itu, buku Travel and Tour Revolution termasuk best seller di Gramedia.

TTR

Sementara itu, salah satu peserta seminar Ibnu Prakoso mengaku seminar Tour and Travel Revolution sangat positif. Ibnu sudah lama mengikuti perjalanan Tour and Travel dan sudah membaca buku mengenai perusahaan tersebut. Setelah mengikuti perjalanan panjang dan mengikuti semintar, ia memutuskan bergabung menjadi bagian dari program Tour and Travel Revolution.

“Seminar ini sangat positif, karena mendorong peserta untuk memulai usaha. Kedua, semangat yang dibangun semangat berbagi dan sukses mulia. Artinya tidak semata-mata komersial untuk keuntungan pribadi tapi berbagi dengan yang lain,” ungkapnya.

Dia tertarik, karena Tour and Travel Revolution termasuk perusahaan yang maju dalam bidang IT. Platform yang disedikan berbasis online, dimana sistem dan tampilannya tidak kalah dengan platform perusahaan besar. Apalagi, bisnis yang dijalankan nantinya bisa menggunakan nama sendiri.

"Jadi meskipun kita bagian dari Tour and Travel Revolution, kita tetap bisa menujukkan eksistensi, walau gak 100 persen. Bisa pakai brand kita sendiri misal nama kita, nama anak kita. Ini benar-benar menarik sekali," pungkasnya.

Berminat? Segera daftar dan untuk jadwal seminar Tour Travel Revolution selanjutnya bisa diakses di situs resmi Tour and Travel Revolution atau hubungi TTR Official 02129066861, HP/ WA 08111554799.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini