nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usut Kasus Mafia Bola, Exco PSSI hingga Petinggi PSS Sleman Diperiksa Polisi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 13:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 337 2017299 usut-kasus-mafia-bola-exco-pssi-hingga-petinggi-pss-sleman-diperiksa-polisi-acPhMU98hH.jpg Kabag Penum Polri, Kombes Syahar (foto: Putera/Okezone)

JAKARTA - Penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri masih terus mengusut kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia. Kali ini, polisi melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi di Bareskrim Polri.

Mereka adalah, Komit Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat, Manajer PSS Sleman, Sismantoro dan Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro. Sedianya, mereka diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan para tersangka kasus match fixing persepakbolaan Indonesia.

"Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan sebagai saksi di Bareskrim dalam Satgas Antimafia Bola," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono dikantornya, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

 (Baca juga: Polisi Limpahkan Berkas Perkara 6 Tersangka Mafia Bola Hari Ini)

sd

Syahar mengakui, rangkaian pemeriksaan saksi dalam perkara ini memang untuk menetapkan tersangka lainnya. Namun, polisi tak mau ambil langkah gegabah dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka.

"Kami sedang dalami ini. Berikutnya juga akan memeriksa terkait ahli pidana, kalau memang sudah cukup alat bukti, dilakukan pemberkasan untuk dikirim ke JPU," tutur Syahar.

 (Baca juga: Polisi Tangkap 3 Perusak Barbuk Kasus Mafia Bola di Kantor PSSI)

Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal.

Kemudian, Satgas Antimafia Bola Polri kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia. Tak hanya itu, polisi juga telah menetapkan eks manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo dalam perkara ini.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini