nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bripka Poltak Bunuh Diri dengan Tembak Kepalanya di Polsek Batu Ampar

Aini Lestari, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 15:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 13 340 2017378 bripka-poltak-bunuh-diri-dengan-tembak-kepalanya-di-polsek-batu-ampar-o2zf4nL6ul.jpg Kondisi di Polsek Batu Ampar (foto: Aini/Okezone)

BATAM - Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus (34) nekat menghabisi nyawanya dengan cara menembakkan senjata api ke bagian kepala di Mapolsek Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (13/2/2019) sekira pukul 13.45 WIB.

Polisi yang sehari-hari bertugas sebagai penyidik di Mapolsek Batu Ampar ini disebut-sebut memiliki masalah pribadi sehingga nekat bunuh diri.

Informasi bunuh diri pria yang akrab disapa Poltak ini santer berkembang melalui pesan singkat whastaap. Dari informasi yang berkembang, Poltak disebut nekat bunuh diri dengan cara menembak kepalanya menggunakan pistol. Pistol yang digunakan disebut-sebut milik rekannya yang juga bertugas di Mapolsek Batu Ampar.

Tak hanya itu, Poltak yang baru bertugas selama 6 bulan di Mapolsek Batu Ampar ini disebut mengidap penyakit Myotonia Congenita atau kaku otot.

"Tapi, katanya, penyakitnya itu sudah sembuh. Waktu itu dia ikut terapi," ujar seseorang yang enggan namanya disebutkan.

 sd

Sementara itu, dari pantauan Okezone, Mapolsek Batu Ampar dijaga ketat oleh puluhan anggota polisi. Beberapa Kapolsek juga tampak berada di lokasi. Portal yang biasanya terbuka sengaja ditutup dan dijaga oleh beberapa anggota kepolisian. Hanya pihak tertentu yang diperbolehkan masuk ke kantor tersebut.

Mobil ambulans milik kepolisian juga sudah berada di halaman parkir Mapolsek. Selain itu, Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriyadi tampak mendatangi lokasi kejadian. Ia langsung masuk ke dalam gedung Mapolsek.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Batu Ampar maupun Polresta Barelang. Beberapa awak media yang mencoba mengambil gambar dari luar pagar sempat ditegur.

"Mohon nanti saja ya. Nanti biar pimpinan yang menyampaikan keterangan," ujar salah seorang polisi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini