nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Pengeroyok Eks Pasukan PBB Asal Turki Akhirnya Ditangkap

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 00:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 19 609 2020296 pelaku-pengeroyok-eks-pasukan-pbb-asal-turki-akhirnya-ditangkap-MGj0WS2kq1.jpg Petugas Polisi gelar jumpa Pers (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Polisi kembali menangkap dua pelaku penganiayaan terhadap pengusaha properti asal Turki, Ilhan Kaya (49).

Ilhan Kaya merupakan pemilik perumahan elit di Kabupaten Gowa yang menjadi korban penganiyaan di rumahnya perumahan Puri Diva Istanbul, Jalan Tun Abdul Razak pada Sabtu 15 Agustus 2019 lalu.

Masing-masing pelaku itu adalah FR (20) dan S (48) yang merupakan warga Kabupaten Sidrap, yang berhasil diringkus Tim Anti Bandit Polres Gowa di Kabupaten Sidrap.

Kasubbag Humas Polres Gowa Akp Mangatas Tambunan mengatakan Tim Anti Bandit Polres Gowa kembali berhasil mengamankan 2 pelaku tambahan dalam perkara tersebut, yang mana kedua pelaku itu merupakan DPO yang selama ini dicari.

"Tim Anti Bandit Polres Gowa berhasil mengamankan 2 pelaku tambahan dalam kasus pengeroyokan akibat hutang-piutang yang dialami lel.IK, dimana sebelumnya petugas juga telah berhasil mengamankan 5 orang," kata Tambunan.

Baca Juga: Eks Pasukan PBB Asal Turki Luka Parah Dikeroyok Preman di Gowa

Pengeroyok

Diketahui, pelaku S yang sempat buron tersebut adalah seorang residivis dalam kasus Curanmor dan Narkoba, yang pernah menjalani hukuman di Lapas Kelas 2B.

Lebih lanjut, Tambunan menuturkan bahwa kedua pelaku memiliki peran yang berbeda dalam kasus pengeroyokan terhadap korban, dimana pelaku FR berperan menarik dan melakukan pemukulan terhadap korban.

Sedangkan pelaku S berperan memukul korban dengan menggunakan cangkul serta ikut masuk ke dalam rumah korban.

"Polres Gowa juga telah menggelar rekonstruksi terkait kasus ini yang mengungkap sebanyak 26 adegan," tambah Tambunan.

Baca Juga: Keroyok Seorang Pemuda, Anggota Satpol PP Merangin Dilaporkan ke Polisi

Pengeroyok

Sementara itu, total tersangka secara keseluruhan dalam perkara ini diketahui berjumlah sebanyak 9 orang, dimana 2 diantaranya hingga saat ini masih berstatus DPO dan sedang dilakukan pencarian.

"Penyidik juga telah melimpahkan berkas perkara dari 5 tersangka yang sudah diamankan ke kejaksaan, dengan harapan dapat dinyatakan lengkap (P21)," ungkap Tambunan.

Mantan anggota pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang pernah bertugas di Timor Leste itu dihajar dan dipacul di belakang kepala hingga terluka oleh para pelaku.

Adapun kedua pelaku tambahan ini akan dijerat dengan Pasal 365 dan atau Pasal 170 Jo. Pasal 55,56 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini